Berita Kotabaru

Tanggap Darurat Telah Selesai, BPBD Kotabaru Stop Penerimaan Pakaian Layak Pakai

Posko Tanggap Darurat di Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, telah resmi dicabut. Pencabutan Tanggap Darurat tersebut dianggap selesai pada 7 Desember

Tanggap Darurat Telah Selesai, BPBD Kotabaru Stop Penerimaan Pakaian Layak Pakai
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kantor BPBD Kotabaru Penuh Bantuan Pakaian 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Posko Tanggap Darurat di Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, telah resmi dicabut.

Pencabutan Tanggap Darurat tersebut dianggap selesai pada 7 Desember kemarin.

Kini, tak ada lagi pengungsi di posko Kebakaran di Sei Bali, Kecamatan Pulau Sebuku.

Semuanya sudah beralih ke tempat keluarga dan kerabat, adapula yang menyewa tempat sementara.

Posko Kebakaran dan Posko Pengungsian sudah dicabut BPBD.

Namun, bantuan terus berdatangan bahkan bantuan pakaian sudah sangat belebihan.

Viral Video Erick Thohir Jadi Tukang Bakso, Nadiem Makarim & Wishnutama Berseragam SMA, Lalu Jokowi?

Pernikahan Ayu Ting Ting & Andi Arsyil Ternyata Diinginkan Abdul Rozak, Maukah Jadi Ayah Bilqis?

Tatapan Via Vallen Saat Kembali Bertemu Rhoma Irama, sang Pedangdut Curhat Soal Ini

Terpantau, di kantor BPBD Kotabaru pada Selasa (10/12/19), halaman kantor BPBD hampir tertutupi dengan bantuan pakaian yang sudah dikarungi.

Anggota BPBD juga memilih mana pakaian yang benar-benar layak dan tidak layak.

Sebab banyak pakaian yang juga dianggap tidak layak pakai.

Menurut Kepala BPBD Kotabaru, H Rusian Ahmadi Jaya, sekarang ini sudah menyetop penerimaan pakaian layak pakai, karena sudah sangat banyak sekali berlebihan.

Di depan kantor sudah penuh dan di lokasi juga sudah full.

Meski sudah selesai tanggap daruratnya, BPBD masih membuka atau menerima bantuan sembako dan dana serta alat bangunan.

"Sebenarnya untuk makanan juga sudah berlebihan, kalau mie itu kalau kita hitung-hitung sekarang, 1 KK bisa dapat 40 dus, kompor gas dan LPG ke semua KK sudah dibagikan dan peralatan rumah tangga seperti ember juga sudah ada," katanya.

Sementara untuk bantuan bahan bangunan, sudah ada sekitar 6.000an lembar seng, kalsiboard sebanyak 3.100 lembar dan paku 8 kotak.

Lahan yang bekas kebakaran sudah dibersihkan karena rencananya akan diurug tanah.

"Kalau lokasi tanahnya, nanti rencananya perlu tanah urug sebanyak 11 ribu ret tanah. Lokasinya akan ditata oleh Pemerintah Daerah Kotabaru, " katanya.

H Jaya juga menyebutkan, dana kas yang masuk ke rekening bantuan, sudah sebanyak Rp 1,4 miliar dan ditutup buku pada 7 Desember kemarin.

Namun masih tetap menerima bantuan dana.

"Kita juga ada bantuan dari Balakar 654 Banjarmasin 3 unit mesin pemadam portable (10jt per unit) dan 1 dari Amuntai. Sudah kita terima dsn salurkan," katanya.

Namun saat ini, masih terkendala kayu.

Seng dan kalsiboard sudah ada, namun kayunya sama sekali belum ada.

Cat sudah ada 90 paket.

"Tinggal musyawarah, untuk penggunaan dananya. Kami siap mengeluarkan semua dengan izin Sekda dan Bupati, " katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved