Opini

UMKM di Era Industri 4.0

Tidak bisa dipungkiri lagi kita setiap saat tidak lepas dari sumbangsih dan peran serta pelaku ekonomi di skala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

UMKM di Era Industri 4.0
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
13 Desember 2017, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Titin Agustina beserta dua wakilnya, Sulaiman dan Rusdiasyah dilantik. 

Maka digitalisasi bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan, mempromosikan, hingga mendistribusikan produk dan jasanya harus bisa merambah pada penggunaan berbagai sarana yang menggunakan media digital ini.

Jejaring media sosial tersebut, jelas menggunakan digitalisasi. Manfaatnya akan memberikan akses yang cepat, tepat, murah, dan langsung ke konsumen tanpa berbatas waktu, tempat/geografis dan kondisi. Sehingga bagi UMKM agar bisa masuk dalam kompetisi bisnis sekarang, mau tidak mau harus mampu mengikuti perubahan dalam berbagai aspeknya.

Mulai dari mengenalkan, menginformasikan atau mempromosikan, mendistribusikan atau memasarkan, bahkan sampai dengan menyampaikan langsung kepada konsumen akhir, memerlukan keterampilan dalam digitalisasi media yang ada.

Dengan makin murah dan terjangkaunya harga teknologi handphone, gatget, smartphone bagi kebanyakan orang, termasuk pelaku UMKM, tentu akan makin memudahkan dalam pergerakan usaha.

Hanya tinggal keinginan untuk mau berubah, menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang juga sudah berubah gaya hidupnya.

Ancaman dan Peluang

Kehadiran media jejaring sosial yang begitu banyak dan familiar dengan masyarakat/konsumen dengan perangkat digital era industri 4.0 ini bisa saja menjadi ancaman tetapi juga peluang. Ancaman bila pelaku UMKM secara pribadi tidak mau berubah, melakukan pembelajaran yang terus menerus, penyesuaian dengan kondisi lingkungan dan tuntutan gaya hidup masyarakat, tentu akan menjadikannya tidak mampu survive dan menjawab tuntutan konsumen dan kecepatan kompetitor dalam melakukan pergerakan pasar.

Di sisi lain bila pelaku UMKM mau cepat berubah, mengambil langkah tepat melalui pembelajaran dengan berbagai cara dan strategi, tentu akan memberikan pencerahan, membentuk pola pikir dan pola sikap baru yang lebih mampu menjawab tuntutan yang cepat dan canggih, pasti akan bisa berdaya saing dan survive.

Bahkan akan makin mendorong lahirnya inisiatif-inisiatif baru yang kreatif dan mampu berinovasi dalam produk serta jasa yang dihasilkan, sesuai kondisi pasar/konsumen yang disasar.

Kemampuan dalam merambah pasar konsumen yang sangat luas, di era industri 4.0 ini sudah sangat terbuka lebar dengan memanfaatkan digitalisasi teknologi pada bisnis yang dijalankan.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved