Serambi Mekkah

Tepilih Sebagai Kabupaten Peduli HAM, Ini yang Telah Dilakukan Pemkab Banjar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendapat anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM)

Tepilih Sebagai Kabupaten Peduli HAM, Ini yang Telah Dilakukan Pemkab Banjar
Kominfo Kabupaten Banjar
Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kemenkum HAM di Bandung, Selasa (10/12). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendapat anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Penghargaan diterima Bupati Banjar H Khalilurrahman pada puncak acara peringatan Hari Hak Azasi Manusia Sedunia ke-71 tahun 2019 tingkat nasional yang dipusatkan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).

Selain Kabupaten Banjar,penghargaan yang sama juga diserahkan kepada sejumlah gubernur dan bupati /wali kota di Indonesia.

Hal itu dijelaskan Asisten Administrasi Umum Setda Banjar Hj Siti Mahmudah dan Kabag Hukum Setda Banjar Ahmad Rizal Putra Jan Sumarta. Turut hadir Kabid Pengeloaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, Statistik dan Persandian Banjar Dr Eddy Elminsyah Jaya mendampingi Bupati Banjar H Khalilurrahman pada kegiatan penerimaan Anugerah Peduli Hak Asasi Manusia tersebut.

Ahmad Rizal Putra Jan Sumarta menerangkan diterimanya penghargaan itu mengingat tingginya komitmen Pemkab Banjar memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Juga atas dasar penilaian tim penelaahan data dan verifikasi terhadap data capaian implementasi hak asasi manusia di Kabupaten Banjar.

Acara peringatan itu dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dilanjutkan sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD mewakili Presiden.

Dalam sambutannya, Yasonna Laoly memaparkan sejak 1998 hingga saat ini Indonesia dinilai sebagai negara yang selalu konsisten dan komitmen melaksanakan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM).

Tingkat pelaporan oleh Kementerian/Lembaga maupun pelaporan pelaksanaan aksi HAM oleh Pemerintah Daerah telah hampir mencapai 90 persen. Diharapkan pada akhir tahun ini, Pemerintah Daerah dapat mempercepat pelaporan pelaksanaan aksi HAM hingga data mencapai 100 persen.

Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kemenkum HAM di Bandung, Selasa (10/12).
Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kemenkum HAM di Bandung, Selasa (10/12). (Kominfo Kabupaten Banjar)

Mahfud MD juga memberikan sambutan dengan menyampaikan bahwa penegakan HAM jangan dilihat dari penegakan hukum semata. Sejak era reformasi telah banyak kemajuan dalam pembangunan perlindungan HAM di Indonesia.

Salah satu contohnya yaitu hak-hak politik seperti penguatan demokrasi, kebebasan pers, kemandirian partai politik, menguatnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta meluasnya kekuatan.

Pemberian penghargaan ini telah dilakukan Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 2013 yang bertujuan memotivasi dan mendorong realisasi pemenuhan hak-hak dasar bagi masyarakat. Terutama di bidang kesehatan,pendidikan, hak-hak perempuan dan anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Dengan pengambilan tema Pelayanan Publik yang Berkeadilan, diharapkan dapat mendorong penerapan pelayanan publik yang berbasis hak asasi manusia di seluruh Indonesia. (AOL/*)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved