Berita Banjarmasin

Wakil Kedubes AS di Indonesia Kunjungi DPRD Provinsi Kalsel, ini yang Dibahas

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat tamu spesial yaitu Perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes)

Wakil Kedubes AS di Indonesia Kunjungi DPRD Provinsi Kalsel, ini yang Dibahas
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Perwakilan Kedubes AS di Indonesia berbincang dengan Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat tamu spesial yaitu Perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Indonesia, Rabu (11/12/2019).

Wakil Bagian Urusan Politik Domestik Kedubes AS di Indonesia, Steven Weston yang datang bersama Supervisory Political Specialist, Darnifawan diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK dan Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, H AM Rozaniansyah.

Walau berlangsung santai diawali dengan makan siang bersama dengan menu Soto Banjar, perbincangan Steven dan H Supian HK mengangkat tema cukup serius.

Dimana Steven khusus datang ke DPRD Provinsi Kalsel untuk mengetahui perjalanan dan proses Pemilihan Umum (Pemilu) di Kalsel Tahun 2019 lalu serta sistem kerja DPRD Provinsi Kalsel yang miliki 55 Anggota Parlemen.

Tudingan Aurel Oplas Dilontarkan Atta Halilintar, Putri Krisdayanti-Anang Hermansyah Dibilang Begini

Ledekan Ayu Ting Ting Saat Dengar Nia Ramadhani Bernyanyi, Istri Ardi Bakrie Malah Bersikap Begini

Gebetan Luna Maya Disebut Raffi Ahmad, Suami Nagita Pastikan Bukan Ryochin, Ariel NOAH atau Faisal

Juga berasal dari negara yang menganut sistem Pemilu, Steven mengakui sangat tertarik dengan penyelenggaraan Pemilu di Indonesia termasuk di daerah yang bisa menyelenggarakan Pemilu Serentak melibatkan jutaan Pemilih dan jadi salah satu Pemilu paling rumit di dunia dengan kondusif.

"Harus diakui Pemilu Serentak di Indonesia jadi yang terumit dan salah satu yang terbesar di dunia, apalagi dengan begitu banyak pilihan partai politiknya," kata Steven.

Dijelaskan H Supian HK, dari hasil Pemilu 2019 di Kalsel total ada sembilan partai politik (Parpol) yang berhasil mendapatkan kursi Parlemen Kalsel.

Jumlah tersebut tentu berbeda jauh dari Pemilu di AS yang hanya memiliki dua Parpol dominan di Parlemennya yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik.

Keberagaman Parpol tersebut menurutnya akomodatif untuk menampung aspirasi berbagai elemen masyarakat di Kalsel untuk diperjuangkan agar mendapat perhatian Eksekutif.

Dimana setiap Anggota Dewan secara rutin melakukan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat khususnya para konstituennya di masing-masing daerah pemilihan (Dapil)nya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved