Berita Tanahbumbu

Dapat Bantuan Benih Padi Musim Tanam 2020, Kabupaten Tanahbumbu Optimistis Realisasi Tercapai

Kepala Dinas Pertanian Tanahbumbu H Setia Budi mengatakan, tahun 2020 Pemerintah Pusat akan menyalurkan bantuan benin untuk petani di beberapa desa

Dapat Bantuan Benih Padi Musim Tanam 2020, Kabupaten Tanahbumbu Optimistis Realisasi Tercapai
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kepala Dinas Pertanian Tanahbumbu H Setia Budi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kepala Dinas Pertanian Tanahbumbu H Setia Budi mengatakan, tahun 2020 Pemerintah Pusat akan menyalurkan bantuan benin untuk petani di beberapa desa di semua kecamatan wilayah Tanahbumbu.

Menurut Setia Budi penyaluran benih padi khususnya, oleh pemerintah pusat dengan luasan lahan lebih kurang 7.500 hektare (ha) untuk pelaksanaan masa tanam 2020, sesuai usulan disampaikan Dinas Pertanian.

Karena pada 2019 tidak bisa melakukan tanam, karena kekosongan benih di kabupaten, selain disebabkan dampak pascabanjir terjadi terjadi di beberapa desa beberapa bulan lalu.

"Jadi (2020) kita tidak menggunakan APBD II (Kabupaten). Tapi kami hanya tinggal menyiapkan calon penerimanya (petani)," jelas Setia Budi, kemarin.

Ciuman Ashanty Ditolak Anang Terekam Kamera, Ada Apa dengan Ayah Azriel & Aurel Hermansyah?

FAKTA Haul Guru Sekumpul 2018, Banyak Anak-anak Menangis Hingga Perlunya Indentitas Diri

Kualat Ucapan Ammar Zoni Jadi Penyebab Bayi Irish Bella Meninggal Dunia? Ibel Ingatkan Omongan Suami

Lanjut dia, untuk bantuan tersebut perhektarnya mendapat 25 kilogram benih segeranya akan didistribusikan bila bantuan pemerintah pusat turun. Dilaksanakan untuk musim tanam Oktober-Maret (Okmar) atau April-September (Asep).

Disinggung soal pencapaian hasil produksi di tahun 2019, Setia Budi menjelaskan, secara umum produksi di tahun 2019 tercapai. Namun karena adanya kemarau, secara otomatis musim tanahb bergeser.

Seharusnya musim tanam di Okmar, namun dilakukan pada Asep. "Tapi ininl sudah mulai tanam untuk menutupi kekurangan target realisasi, di bulan berikunya kami pindahkan," ujar Setia Budi kepada banjarmasinpost.co.id.

Tetap optimistis realisasi ditargetkan provinsi bisa tercapai, karena didukung cuacad untuk memulai musim tanah. "Jadi tanam, setelah panen kemudian olah lagi. Sehingga target diberikan ke kami bisa tercapai. Kita tidak bisa apa-apa, kareba target (realisasi) kan tergantung dari musim," imbuhnya.

Sementara itu diketahui, sebagian besar lahan pertanian di beberapa desa di kecamatan di wilayah Tanahbumbu bergantung tadah hujan. Tidak ada irigasi untuk pengairan yang permanen.

Beda aeperti di Maros, lanjut Setia Budi, irigasinya permanen. Walau tidak hujan tiga tahun mereka masih bisa menanam. "Beda dengan kita, irigasinya tanggung," pungkas Setia Budi.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved