Berita Banjarmasin

Lewat Seni Bertutur, Pemadihin Wanita ini Bisa Menyampaikan Kritik dan Saran

Ya, madihin sebagai seni bertutur diiringi tepukan tarbang (rebana) memang selama ini didominasi lelaki.

Lewat Seni Bertutur, Pemadihin Wanita ini Bisa Menyampaikan Kritik dan Saran
istimewa
juariah 

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Tak banyak pemadihin wanita dan Juairiah adalah salah satunya.

Ya, madihin sebagai seni bertutur diiringi tepukan tarbang (rebana) memang selama ini didominasi lelaki.

Gadis kelahiran Banjarbaru, 22 Juni 1998 yang berkuliah S-1 Ilmu Komputer ini mulai belajar madihin sejak 2016 yang semula hanya otodidak.

Alasannya tertarik madihin karena sering nonton pentas di sanggar Arrumi dan madihin yang dibawakan oleh Bang Gazali.

"Beberapa kali pernah belajar bersama abang Gazali dan ikut pentas madihin sandiwara di Taman Budaya bersama JT Junior," terang Juairiah yang juga masih belajar di sanggar PLN Banjarbaru bersama Bang Gazali Rumi tersebut.

Ashanty Alami Pendarahan Saat di Korea, Istri Anang & Ibu Aurel Hermansyah Ungkap Kondisi

CLBK? Ayu Ting Ting Blak-blakan Hubungannya dengan Shaheer Sheikh Setelah Bertemu di Singapura

Karma Barbie Kumalasari Akibat Kelakuannya Diungkap Mbak You, Istri Galih Ginanjar Bakal Terima Ini

Baginya seni madihin itu unik dan menurutnya tidak semua seni bisa semenarik ini.

Karena selain bisa membawakan seni kita juga bisa menyampaikan saran, kritik, pendapat dan pepadah (nasihat) kepada orang yang mendengarnya.

"Tema saya suka yang romantis dan biasanya bermadihin di event kampus, pernah juga di acara yang diselenggarakan Utuh dan Aluh Sasirangan 2018 dan di pentas Sandiwara Madihin di Taman Budaya Kalsel bersama JT junior juga Komunitas Madihinesia," paparnya.

Anak dari Nur'aini dan Zainal Abidin ini berharap berharap madihin tetap bisa berkreasi dan berinovasi tanpa meninggalkan keasliannya.

Peraih Juara 1 Madihin FMIPA 2016 dan Juara 3 Syahril Qur'an FMIPA 2016 ini menambahkan, ketika ingin menarik lebih banyak lagi peminat di bidang seni ini perlu kolaborasi yang membawa keunikan.

Selain bermadihin, Juairiah juga suka menyanyi, bahkan pernah Juara Terbaik 3 Keroncong Putri ULM 2017.

"Kalau keroncong, saya suka karena musiknya mendayu-dayu, jadi seakan hanyut saat bernyanyi," alasan Wakil V Aluh Sasirangan Kalsel 2019 dan Juara 2 Futsal Putri 2018-2019 ini.

Selain itu saya suka hampir semua genre lagu, biasanya nyanyi di event kampus juga di beberapa pertemuan macam kumpul organisasi atau kumpul sama dosen," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved