Berita Kabupaten Banjar

Penetapan Kawasan Minapolitan Rugikan Pengembang, Begini Dampaknya

Penetapan kawasan Minapolitan di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, dan sekitarnya oleh Pemerintah Kabupaten Banjar diprotes kalangan pengusaha

Penetapan Kawasan Minapolitan Rugikan Pengembang, Begini Dampaknya
banjarmasinpost.co.id/roy
Pengurus DPD REI Kalsel bersama Ketua Komisi III DPRD Banjar Irwan Bora menjelaskan hasil pertemuan dengan ketua DPRD setempat kepada pers, Kamis (12/12) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penetapan kawasan Minapolitan di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, dan sekitarnya oleh Pemerintah Kabupaten Banjar diprotes kalangan pengusaha pengembang perumahan.

Karena itu pula pengurus DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel), mendatangi DPRD Banjar, Kamis (12/12/2019) siang.

Mereka melakukan pertamuan di ruang Ketua DPRD Banjar Muhammad Rofiqi selama sekitar satu jam.

Rombongan DPD REI Kalsel yang dipimpin ketuanya yakni H Royzani Sjachril didampingi beberapa pengurus lainnya.
Sedangkan Ketua DPRD Banjar Muhammad Rofiqi didampingi Ketua Komisi III Irwan Bora.

Pernikahan Cut Tari & Richard Kevin Sore Ini, Lokasinya Sama dengan Acara Ayu Ting Ting?

Pengakuan Mengejutkan Wanda Hamidah, Sebut Lakukan Perceraian Kilat dengan Suaminya Daniel Patrick

Peringatan Nia Ramadhani pada Rezky Aditya yang Nikahi Citra Kirana, Istri Ardi Bakrie Singgung Ini

"Setahu kami penetapan kawasan Minapolitan itu diatur dalam Perda (peraturan daerah). Itu sangat merugikan teman-teman pengembang yang ada di daerah ini," sebut Royzani kepada wartawan seusai melakukan pertemuan di ruang ketua dewan.

Dikatakannya, cukup banyak pengembang di Banjar yang selama ini telah berinvestasi di kawasan Minapolitan tersebut.

Namun kemudian melanjutkan pengembangan perumahan di kawasan tersebut karena pemerintah daerah tidak mau lagi menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB).

"Padahal teman-teman sudah lama berinvestasi di kawasan tersebut untuk membangun perumahan sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam upaya menyediakan rumah murah bagi masyarakat melalui rumah subsidi," sebutnya.

Hal yang mengherakan, lanjutnya, Pemkab Banjar tidak pernah melakukan sosialisasi terhadap penetapan kawasan Minapolitan tersebut.

Di sisi lain, sebagian pengembang perumahan di Banjar sudah sejak lama berinvestasi di kawasan Tungkaran, Cindaialus dan sekitarnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved