Berita Tanahbumbu

Ternyata Merkuri Sangat Berbahaya bagi Kesehatan, ini Penjelasan Kadinkes Tanbu

Akibat kegiatan penambangan emas di hulu sungai, berimbas terhadap tercemarnya keberadaan Air Terjun Mandin Damar.

Ternyata Merkuri Sangat Berbahaya bagi Kesehatan, ini Penjelasan Kadinkes Tanbu
Istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahbumbu HM Damrah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Akibat kegiatan penambangan emas di hulu sungai, berimbas terhadap tercemarnya keberadaan Air Terjun Mandin Damar.

Hasil pemeriksaan sample Dinas Lingkungan Hidup, air keruh dampak aktivitas tersebut mengandung merkuri.

Dinas Lingkungan Hidup memastikan, air sungai tercemar merkuri karena di atas baku mutu yaitu 0,004.

Sementara standar baku mutu hanya 0,001.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu HM Damrah kepada banjarmasinpost.co.id, Kamis (12/12/2019) menegaskan markuri salah-satu kimia sangat membahayakan bagi kehidupan, terlebih manusia.

Mendadak, Ashanty Pajang Foto Ibunya yang Sudah Meninggal Dunia, Istri Anang Hermansyah Ungkap Ini

Adu Pintar Luna Maya, Nagita Slavina & Raffi Ahmad, Ibu Rafathar Menyerah di Depan Mahasiswa Ini

Menurut Damrah dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, merkuri atau biasa disebut raksa, sangat berbahaya bagi kesehatan apalagi ketika terkonsumsi.

"Karena merkuri sifatnya tidak larut. Kalau misal kita makan jambu kan larut kemana-mana dan bisa menjadi sari apa gitu. Tapi kalau merkuri itu tidak larut. Apalagi terkonsumsi terus menerus sangat berbahaya," jelas Damrah.

Hanya Damrah belum merincikan disinggung mengenai dampak kesehatan apa saja yang ditimbulkan oleh merkuri.

"Kalau itu harus buka (lihat) dulu apa-apa saja, nanti kalau salah," ujar Damrah.

Setelah beberapa menit kembali dihubungi telepon genggamnya, namun belum bisa tersambung.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved