Berita Banjarbaru

Yudisium 952 Sarjana, Dekan FKIP Harapkan Lulusan PGSD PAUD Segera Bekerja Menjadi Guru

Sebanyak 952 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di yudisium

Yudisium 952 Sarjana, Dekan FKIP Harapkan Lulusan PGSD PAUD Segera Bekerja Menjadi Guru
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Dekan FKIP ULM, DR Chairil Faif Pasani, M. Si, saat pelepasan lulusan PGSD PGPAUD 2019 di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kamis (12/12/2019) 

BANJARMASIN POST CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 952 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengikuti yudisium di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Kamis (12/12/2019).

Yudisium ini dipimpin Dekan FKIP ULM, DR Chairil Faif Pasani, M. Si, dan Ketua Pengembang dan Penjaminanan Mutu PGSD PAUD, Prof Suriansyah beserta jajaran jurusan PGSD PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikn ULM.

Dekan FKIP ULM, DR Chairil Faif, berharap mereka para lulusan ini dapat mengambil tiga jalur, pertama melanjutkan S2 PAUD S2 PGSD, Kedua mengambil jalur pendidikan profesi guru (PPG) sesuai UU dan
Ketiga harus mengambil atau segera bekerja menjadi guru.

"Solusi untuk tidak menganggur ya menciptakan lapangan pekerjaan dengan membentuk home scholing. dan itu juga kami harapkan sambil lulusan dapat masuk di CPNS," tandasnya.

Jadwal Liga Inggris Pekan 17 Live Mola TV & TVRI : Arsenal Vs Man City, MU vs Everton, Liverpool?

Hearing dengan Pemko, Komisi I DPRD Banjarbaru Tegaskan Akan Terus Monitor Kasus Hepatitis A

Richard Kevin Resmi Nikahi Cut Tari, Foto Pernikahan Usai Ijab Kabul Viral di Sosial Media

Rumahnya Digerebek, David Sempat Mau Buang Sabu di Toilet, Polisi Sita Setengah Ons Sabu

Menurut Dekan lulusan PGSD/PAUD ULM terbukti bagus, sebab dalam tiga tahun terakhir mengirim sebagian dari mereka untuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) nya ke luar negeri.

"Saat ditanya ingin bekerja dimana, mereka ingin kembali ke Indonesia. Itu bukti bahwa mahasiswa kita bagus dan berkualitas," tandas Chairil Faif.

Diceritakan pula hari ini ULM dapat kunjungan mendadak dari Malaysia.

"Dia mau tau persis seperti apa disini. ada dua orang koordinator PPL internasional di utm Malaysia johor baru dan Januari depan mereka akan mengirimkan mahasiswanya untuk ppl disini. Tadinya tidak berani disini, karena materi kita lebih tinggi disini," kata dia.

Adapun Prof Suriansyah, menambahkan bahwa memang saat ini peluang untuk jadi guru negeri terbatas karena CPNS kuotanya terbatas. Akan tetapi almumni bisa mengambil yang honorer atau PKKK.

"Sejatinya, jika dilihat dari kebutuhan nyata guru, sangat banyak kekurangan. Tetapi pemda memiliki keterbatasan kuota CPNS akibatnya tidak seimbang, ini berarti akan ada beberapa lulusan tidak menjadi guru negeri. Kalau kita melihat maunya Kemendikbud sekarang, itu hanya bisa dilakukan jika Guru nya lengkap, saat ini banyak kekurangan," urai Prof Suriansyah.

Dijelaskan Prof Suriansyah guru bisa bekerja secara profesional bagus hebat inovatif kreatif, harus sebanding dengan jaminan hidup.

LINK sscndata.bkn.go.id! Cara Cek Pengumuman Pendaftaran CPNS 2019, BKN : Login ke sscasn.bkn.go.id

6 Cara Mengolah Singkong agar Aman dari Keracunan, Simak 6 Manfaat Singkong untuk Kesehatan

Mitsubishi Motors Auto Show Hadirkan Xpander Cross di Banjarmasin, Dibanderol Mulai Rp 270 Jutaan

"Lah sekarang bagaimana kalau mereka hanya dibayar 100-200 ribu kan tidak mungkin orang bekerja melebihi dari tuntutan kebutuhan hidupnya. ini harusnya menjadi perhatian serius Kemendikbud kalau ingin merevolusi gaya belajar dan mengajar, SDM nya harus diperbaiki, yang menghidupkan kurikulum dan pra sarana adalah guru," tandas Prof Suriansyah.

Salah satu lulusan terbaik dengan IPK tertinggi 3,90 Herman Noviyandiengaku senang dengan capaian selama ini.

"Berkat kerja keras selama ini pantas didapatkan, ini berkat semua pihak yang mendukung termasuk kedua orangtua," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved