Berita Tapin

Cegah Virus HIV/Aids, Darah Pekerja Tempat Hiburan di Tapin Dicek, Begini Hasilnya

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Dinkes Kalsel memeriksa darah pekerja hiburan malam di Tapin.

Cegah Virus HIV/Aids, Darah Pekerja Tempat Hiburan di Tapin Dicek, Begini Hasilnya
istimewa/sekdes keladan
Inilah proses pemeriksaan HIV/Aids bagi pekerja hiburan malam di Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalsel, Jumat (13/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pencegahan virus HIV/Aids di lingkungan perempuan pekerja tempat hiburan malam.

Sasaran pencegahan dengan cara pengambilan sampel darah para pekerja tempat hiburan malam dan pelayan atau pramusaji warung malam di wilayah RT 12 Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin.

Tim mengambil sampel darah dari jemari para pekerja tempat hiburan malam dan warung malam dengan cara menusuk dengan alat khusus, kemudian diteliti.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Hj Nurul menjelaskan kegiatan tim mereka di Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara untuk melakukan pendataan.

Insiden Raffi Ahmad & Nagita Slavina Nginap di Hotel Mewah di Belanda, Rafathar : Kan Ada Tikus

Tak Hanya Jadi Jajanan Pavorit di Barabai, Apam Kini Ditetapkan Maskot Pemilu HST 2020

Cegah Tindak Pidana Korupsi bagi Kepala Desa, Ini yang Dilakukan DPMD Balangan

Balas Dendam Aurel Hermansyah Terungkap, Putri Ashanty & Anang Punya Pacar, Atta Halilintar?

"Ada sekitar 30 perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam karaoke dan warung malam yang kami ambil sampel darahnya . Hasilnya negatif. Tidak ada yang terindikasi virus penyakit menular HIV Aids," katanya.

Pendataan dan pengecekan terhadap para perempuan pekerja di Kabupaten Tapin, terutama yang berada di tempat hiburan malam dan warung malam akan terus dilaksanakan hingga mencapai angka 50 sampel.

"Ini masih terus tim bekerja di lapangan mengumpulkan data. Kami sudah meminta agar para perempuan yang bekerja di malam hari di wilayah Desa Kaladan agar menjaga kesehatan, terutama terhadap virus hepatitis A.
Kami upaya pencegahan agar virus hepatitis A ini tidak seperti di Kota Banjarbaru yang berstatus KLB," katanya.

Sekretaris Desa Keladan, H Ardiansyah mengaku senang dengan kegiatan tim medis yang mendatangi pekerja hiburan malam dan para penjaga warung malam di wilayah desanya.

Menurutnya, kegiatan pengambilan sampel darah bagi pekerja hiburan malam di jalan Marabahan-Margasari RT 12 Desa Kaladan, sangat positif mencegah penyakit menular jenis HIV dan Aids

"Saya mengapresiasi usaha yang dilaksanakan oleh Dinkes Provinsi, Kabupaten dan PKM Margasari, harapannya kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin pertiga bulan sekali sebagai bagian dari standar pelayanan minimum kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi pekerja hiburan malam," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved