Berita Tapin

Darah Perempuan Pekerja Tempat Hiburan di Tapin Diteliti

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsj Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pengambilan sampel darah.

Darah Perempuan Pekerja Tempat Hiburan di Tapin Diteliti
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsj Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pengambilan sampel darah.

Sasaran pengambilan sampel darah penghuni tempat hiburan malam dan pelayan atau pramusaji warung malam di wilayah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

Belum lama ini, penjaga warung malam dan pramusaji hiburan malam di wilayah RT 12 Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin yang dikunjungi tim kesehatan tersebut.

Tim mengambil sampel darah dari jemari para pekerja tempat hiburan malam dan warung malam di wilayah Desa Kaladan dengan cara menusuk dengan alat khusus untuk diteliti.

Lagi! Anang Marahi Ashanty yang Sakit Autoimun, Adik Aurel Hermansyah Sampai Tenangkan sang Ayah

Isi Saldo ATM Sandra Dewi Disinggung Boy William, Istri Harvey Setara Nikita Mirzani & Raffi Ahmad?

Foto Luna Maya Elus-elus Perut Hamil Disorot, Momennya Barengan Cut Tari & Richard Kevin Menikah

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Hj Nurul menjelaskan kegiatan tim mereka di Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara untuk melakukan pendataan.

"Ada sekitar 30 perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam karaoke dan warung malam yang kami ambil sampel. Hasilnya negatif dari virus penyakit menular," katanya.

Pendataan dan pengecekan terhadap para perempuan pekerja di Kabupaten Tapin, terutama yang berada di tempat hiburan malam dan warung malam akan terus dilaksanakan hingga mencapai angka 50 sampel.

"Ini masih terus tim bekerja di lapangan mengumpulkan data. Kami sudah meminta agar para perempuan yang bekerja di malam hari agar menjaga kesehatan, terutama terhadap virus hepatitis A. Kami upaya pencegahan agar virus hepatitis A ini tidak seperti di Kota Banjarbaru yang berstatus KLB," katanya.

Sekretaris Desa Keladan, H Ardiansyah mengaku senang dengan kegiatan tim medis yang mendatangi pekerja hiburan malam dan para penjaga warung malam di wilayah desanya.

Menurutnya, kegiatan pengambilan sampel darah bagi pekerja hiburan malam di jalan Marabahan-Margasari RT 12 Desa Kaladan, sangat positif mencegah penyakit menular.

"Saya mengapresiasi usaha yang dilaksanakan oleh Dinkes Provinsi, Kabupaten dan PKM Margasari, harapannya kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin pertiga bulan sekali sebagai bagian dari standar pelayanan minimum kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi pekerja hiburan malam," katanya.

Banyaknya tempat hiburan malam, sempat membuat kaget petugas medis.

Itu karena pendataan sebelumnya, tidak banyak tempat hiburan malam dan warung malam.

Diduga terbukanya akses jembatan di Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, memiliki andil besar sehingga denyut perekonomian di wilayah perbatasan antara Kabupaten Tapin dengan Kabupaten Batola bergeliat, termasuk tumbuhnya tempat hiburan malam dan warung malam.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved