Berita Banjarmasin

Dari Buku Princess Hingga Sastra Menjadi Menu Bacaan Duta Bahasa Kalsel Ini

Bahan bacaan yang disuka gadis satu adalah bacaan khas remaja, macam novel genre fantasi, science-fiction, komik manga/webtoon.

Dari Buku Princess Hingga Sastra Menjadi Menu Bacaan Duta Bahasa Kalsel Ini
Istimewa
Anisa Mutia Rahmah 

BANJARMASINPOST CO.ID- Bahan bacaan yang disuka gadis satu adalah bacaan khas remaja, macam novel genre fantasi, science-fiction, komik manga/webtoon. Tapi selain ia juga suka sastra, non-fiksi dan sejarah.

Ya, sejak SD ia sudah suka baca buku antara lain cerita tentang princess-princess, komik Naruto dan lainnya. Terus lanjut novel-novel teenlit, fantasy, kemudian berkembang mulai suka sastra, sejarah dan sebagainya.

Koleksi yang dimiliki untuk jenis sastra yaitu novel karya Eka Kurniawan, Okky Madasari. Novel fantasi, science fiction karya Tere Liye, George Orwell. Non-fiksi yakni karya Carl Sagan, Yuval Noah.

Mahasiswi S1 Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat, Anisa Mutia Rahmah juga mengoleksi novel-novel teenlit dan komik Naruto, One Piece, Detective Conan dan lainnya.

Aura Kasih Gugat Cerai Eryck Amaral Jadi Isu Panas, sang Manajer Ungkap Fakta Ini

Kabar Duka dari Dunia Hiburan, Daftar Artis yang Meninggal Dunia pada 2019, Cecep Reza Hingga Djaduk

LANGKA dan Pertama di Dunia, Makhluk Campuran Monyet & Babi Lahir di China, Manusia Menyusul?

Sedangkan buku sejarah antara lain karya Tan Malaka, Soekarno, Soe Hok Gie, Adolf Hitler.

"Dari sekian buku, paling spesial adalah genre fantasi dan sastra. Suka buku fantasi karena asyik dan membawa berimajinasi, tidak membosankan, semacam buku-bukunya Harry Potter," ujarnya.

Adapun buku sastra, rata-rata ceritanya fiksi tapi latar belakang dan suasana berseting sejarah. Contohnya buku Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan.

Ceritanya tentang seorang wanita dengan anak-anaknya di masa-masa penjajahan Belanda-Jepang di Indonesia.

Peristiwa-peristiwa revolusi di Indonesia zaman sebelum merdeka pun diceritakan dalam buku itu. Jadi banyak yang bisa dipelajari dari buku sastra itu, bisa berupa pelajaran hidup dari kisah fiksinya juga sekaligus mempelajari sejarah.

"Biasanya alur cerita dari buku sastra itu tidak bisa ditebak, makanya saya suka," alasan gadis kelahiran 16 Oktober 1999.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved