Berita Banjarmasin

Dishub Kota Banjarmasin Segera Tertibkan Kendaraan Parkir di Trotoar Ramah Disabilitas

DINAS perhubungan Banjarmasin memastikan akan menggelar penertiban baik kendaraan roda empat dan roda dua yang parkir di trotoar ramah disabililitas

Dishub Kota Banjarmasin Segera Tertibkan Kendaraan Parkir di Trotoar Ramah Disabilitas
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS perhubungan Banjarmasin memastikan akan menggelar penertiban baik kendaraan roda empat dan roda dua yang parkir di trotoar ramah disabililitas mulai A Yani Km 1 sampai A Yani Km 6 Banjarmasin.

“Iya, mobil dan sepeda motor yang parkir di trotoar ramah disabilitas akan kita tertibkan segera,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Khalik, Jumat (13/12/19).

Menurut Ichwan, untuk keberadaaan tukang tambal ban yang memakai trotoar ramah disabilitas untuk menggelar usahanya diserahkan ke pihak Satpol PP Kota Banjarmasin.

Lagi! Anang Marahi Ashanty yang Sakit Autoimun, Adik Aurel Hermansyah Sampai Tenangkan sang Ayah

Isi Saldo ATM Sandra Dewi Disinggung Boy William, Istri Harvey Setara Nikita Mirzani & Raffi Ahmad?

Foto Luna Maya Elus-elus Perut Hamil Disorot, Momennya Barengan Cut Tari & Richard Kevin Menikah

Tambal ban yang memakai trotoar untuk membakar ban itu berkaitan dengan ketertiban umum.

“Iya tukang tambal ban yang ramai pakai troatoar itu kewenangan Satpol PP, bukan di dishub,” katanya.

Pemko Banjarmasin terus dalam proses memasang stand bollard atau penghalang kendaraan masuk ke pembangunan trotoar ramah disabilitas kanan dan kiri jalan mulai flyover sampai Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin dengan dana Rp 17 miliar dari ABPD murni 2019.

“Stand bollard ini untuk menghalangi kendaraan masuk ke trotor. Namun stand bollard ini tidak menghalangi kaum difabel untuk berjalan di trotoar,” kata Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Candra.

Menurutnya, stand bollard bentul L itu untuk pemakai kursi roda dan stand bollard lurus untuk penyandang tuna netra.

Untuk stand bollard dipasang 30 titik dan masing-masing stand bollard ada empat unit.

“Kita pastikan stand bollard ini kuat karena besinya tertanam di badan trotoar. Selain itu kaum difabel pasti bisa lewat stand bollard ini ,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved