Berita Kesehatan

Inilah Salah Satu Pengobatan Kanker Paru yang Disebut Imuno Onkologi, Begini Sejarahnya

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak diderita masyarakat Indonesia.

Inilah Salah Satu Pengobatan Kanker Paru yang Disebut Imuno Onkologi, Begini Sejarahnya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kanker paru 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak diderita masyarakat Indonesia.

Data terbaru dari International Agency for Research on Cancer (IARC), Global Cancer Observatory 2018 menyatakan penderita kanker paru di Indonesia sebanyak 30.023 jiwa dengan angka kematian mencapai 26.095 jiwa.

Dengan jumlah tersebut, Indonesia menempati urutan pertama negara dengan penderita terbanyak kanker paru di Asia Tenggara.

Salah satu faktor banyaknya penderita yang tutup usia karena penyakit ini adalah rendahnya harapan hidup pasien.

Berpelukan Bukan Sekadar Sentuhan Fisik, Tapi Buktikan 4 Manfaat Kesehatan Ini

2 Pesawat Garuda Nyaris Bersenggolan saat Landing & Take Off di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Faktanya

Mobil Satpol PP Lawan Arus Warga Marah karena Terjebak Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Sosok Ini

Momen Tangan Ayu Ting Ting Dipegang Shaheer Sheikh Disorot, Ibunda Bilqis Ungkap Status Hubungannya

Pasalnya, kanker paru kerap terdeteksi pada stadium lanjut, karena tidak adanya gejala khas yang timbul pada awal berkembanganya penyakit. Karena hal ini, para pasien baru mengunjungi dokter saat sudah ada gejala stadium lanjut seperti batuk darah.

Namun, seiring berjalannya waktu saat ini terdapat salah satu pengobatan kanker paru yang disinyalir mampu memperbesar harapan hidup pasiennya, yakni imuno onkologi.

Kebanyakan orang awam mungkin akan bertanya-tanya bila mendengar istilah imuno onkologi. Imuno onkologi atau biasa disingkat IO ini sering kali juga disebut imunoterapi.

Istilah imuno onkologi memang baru akhir-akhir ini disebut sebagai pengobatan yang lebih inovatif daripada kemoterapi.

Namun, sebelum berbicara tentang bagaimana cara pengobatan ini dilakukan, ada baiknya untuk menyelisik sejarah awal terciptanya pengobatan imuno onkologi.


Ilustrasti pengobatan imuno onkologi.(SHUTTERSTOCK)

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved