Berita Kabupaten Banjar

Intens Tangani Perkara Tipikor, Kejari Banjar Dapat Apresiasi iIni dari Kejati Kalsel

Intensnya penanganan korupsi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), membuagkan hasil.

Intens Tangani Perkara Tipikor, Kejari Banjar Dapat Apresiasi iIni dari Kejati Kalsel
banjarmasinpost.co.id/roy
Kasi Pidsus Kejari Banjar Tri Taruna Fariadi (tengah) bersama Kasi Pengelolaan Barbuk dan Barang Rampasan Andi Akbar Subari (kanan) bersama admin merespons chat dari publik pada aplikasi Simandau, beberapa hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Intensnya penanganan korupsi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), membuagkan hasil.

Mereka menerima penghargaan melegakan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati)

Kejari Banjar ditetapkan menjadi yang terbaik dalam hal penanganan perkara tindak pidana khusus (pidsus) di Kalimantan Selatan.

Bahkan Kejari Banjar meraih peringkat 1 dalam hal penanganan perkara korupsi untuk Kejari Tipe B. Penghargaan tersebut berdasar surat yang diterbitkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan Nomor B-3726/0.3.5/Fs.1/12/2019 tanggal 2 Desember 2019.

Kegelisahan Rezky Aditya Saat Tidur Bareng Citra Kirana di Hotel Italia Terungkap, Ini Penyebabnya

Keengganan Puput Nastiti Devi Saat Hamil Anak Ahok BTP, Intip Penampilannya Saat Maternity Shoot

Heboh di Twitter, Penelpon Radio Prambors Bikin Nycta Gina dan DestaMahendra Ketakutan, Prank?

Kajari Banjar Muji Murtopo melalui Kasi Pidsus Tri Taruna Fariadi menuturkan penghargaan tersebut diukur berdasar kinerja penanganan perkara tipikor periode 1 Januari hingga 30 November 2019.

Dikatakannya, hal tersebut merujuk surat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus nomor B-844/F/Fjp/05/2018 tertanggal 04 Mei 2018. Surat ini perihal tolak ukur penilaian kinerja penanganan perkara tindak pidana khusus.

Tri mengatakan untuk meraih prestasi tersebut tidak mudah.

Hal ini mengingat penanganan dan penyelesaian perkara tindak pidana khusus, penyerapan anggaran harus melebihi target dan sesuai dengan Petunjuk Operasional Kerja (POK).

Pihaknya lega karena target dapat dicapai.

“Alhamdulillah target kami dalam penyerapan anggaran lebih 100 persen atau terserap dengan baik dan sesuai POK. Tahap penanganan dan penyelesaian perkara sebanyak 117, dengan 71 data dukung. Kami mengantongi sebanyak 250 poin dan meraih peringkat satu,” tandasnya, Jumat (13/12/2019).

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved