Berita Banjarmasin

Lima Unit Bus Tambahan Untuk BRT Banjarbakula Jalani Simulasi

ima unit bus untuk armada program Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sudah diterima Dinas Perhubungan

Lima Unit Bus Tambahan Untuk BRT Banjarbakula Jalani Simulasi
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Bus BRT Banjarbakula di Koridor 1 Banjarmasin-Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lima unit bus untuk armada program Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sudah diterima Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak, Sabtu (7/12/2019).

Menurut Sekretaris Dishub Provinsi Kalsel, Mirhansyah, saat ini lima unit bus tersebut sedang dalam tahap simulasi untuk menentukan rencana pengalokasiannya.

Termasuk diantaranya simulasi pada rute Terminal Gambut Barakat di kilometer 17 menuju Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

Dijelaskan Mirhan, simulasi dilakukan untuk mengetahui gambaran berapa besar arus penumpang yang dilayani di Koridor 1 dengan rute Kota Banjarmasin - Banjarbaru serta rute Terminal Gambut Barakat - Bandara Syamsuddin Noor.

Kontrak Habis Akhir Desember di Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri Belum Putuskan Masa Depannya

BERLANGSUNG! LINK Streaming Badminton BWF World Tour Finals 2019 Live TVRI - Usee TV, Belum Aman

Wow! Jumlah Bonus Atlet Peraih Medali Emas Naik 2,5 Kali Lipat, Segini yang Diterima Edgar Xavier

"Nanti kalau sudah diketahui faktor load penumpang, waktu tempuh, kondisi shelter di Bandara dan faktor lainnya baru kita susun pengalokasiannya," kata Mirhan.

Selain itu, selama proses simulasi berlangsung pihaknya juga sekaligus melengkapi kelengkapan administrasi unit-unit bus agar laik jalan sesuai prosedur.

Dengan tambahan lima unit bus tersebut, artinya sudah ada sepuluh unit bus yang beroperasional di program BRT Banjarbakula.

Namun tak seperti lima bus sebelumnya yang berstatus hibah, lima bus yang baru saja diserahkan dari Kemenhub berstatus berita acara serah terima operasional.

Artinya bus tersebut masih milik Kemenhub namun kewenangan operasionalnya berada di Dishub Provinsi Kalsel termasuk untuk biaya operasional, perawatan dan tenaga supir.

Jumlah total sepuluh unit bus memang masih jauh dari kata ideal, pasalnya untuk Koridor 1 rute Kota Banjarmasin-Banjarbaru saja menurut Mirhan idealnya membutuhkan dua puluh unit bus.

Sedangkan untuk koridor 2 hingga koridor 6 program BRT Banjarbakula saat ini belum memiliki alokasi armada bus.

Namun tahun depan menurut Mirhan kembali akan ada bantuan serupa sebanyak tiga unit bus dari Kemenhub dan satu unit bus yang akan dibeli menggunakan dana APBD Provinsi Kalsel.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H Sahrujani menyatakan bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah dan Anggota DPR yang mendukung disetujuinya bantuan untuk program BRT Banjarbakula.

Tambahan unit bus tersebut menurutnya akan sangat menunjang arus penumpang menuju operasional Bandara Internasional Syamsuddin Noor yang beroperasi mulai Selasa (10/12/2019). (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved