Berita HST

Haul ke-4 KH Ahmad Makkie Digelar di Lok Besar, Ini Harapan Keluarga

Peringatan haul ke-4 KH Ahmad Makkie digelar di Pondok Pesantren Tahfizul Quran Al Walady Desa Lok Besar Kecamatan Batang Alai Selatan

Haul ke-4 KH Ahmad Makkie Digelar di Lok Besar, Ini Harapan Keluarga
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Peringatan haul ke-4 KH Ahmad Makkie digelar di Pondok Pesantren Tahfizul Quran Al Walady Desa Lok Besar Kecamatan Batang Alai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Peringatan haul ke-4 KH Ahmad Makkie digelar di Pondok Pesantren Tahfizul Quran Al Walady Desa Lok Besar Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Sabtu (14/12/2019).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, haul digelar di Jalan Cempaka Sari II Banjarmasin.

Putra almarhum KH Ahmad Makkie, Abdul Haris Makkie yang juga Ketua PWNU Kalimantan Selatan serta Sekdaprov Kalimantan Selatan, membeberkan jika keluarga besar memang menghendaki peringatan haul digelar ditempat berbeda setiap tahunnya.

Dikatakannya, jika tahun lalu haul digelar di Banjarmasin maka haul kali ini digelar di Lok Besar. Begitu juga tahun depan, maka akan digelar di Banjarmasin.

Kapten Vincent Raditya Bongkar Peluang Pilot Bawa Barang Ilegal Pasca Suami Iis Dahlia Disorot

Aksi Kontroversi Betrand Peto Pegang Dada Sarwendah, Psikolog Sarankan Ini untuk Ruben Onsu

Buru Pengedar Narkoba di Cempaka, Polisi di Banjarbaru Kejar-kejaran hingga Amankan 4 Tersangka

Catat Terjadi 5 Kasus Serangan Harimau, BKSDA Ungkap 8 Fakta Penyebab Si Nenek Marah

"Jadi setiap tahun berbeda. Setahun di Banjarmasin setahun di Lok Besar," bebernya.

Pihaknya memilih lokasi haul di pesantren selain  pesantren yang dibangun oleh almarhum KH Ahmad Makkie. Pihaknya, juga hendak melakukan silaturahmi bersama masyarakat sekitar pesantren.

"Kami juga ingin menjaga silaturahmi dan memotivasi masyarakat untuk menjaga serta memelihara pesantren ini. Meskipun ini merupakan yayasan keluarga, namun kami berharap masyarakat turut serta untuk menjaga pesantren ini," harapnya.

Ia mengatakan haul ini juga sebagai ajang silaturahmi antara keluarga serta sahabat almarhum dengan ahli waris.

Menurutnya, silaturahim ini diajarkan oleh agama. Di mana orangtua yang sudah meninggal dunia, wajib sang anak untuk menyambung silaturahmi.

“Ini juga sebagai upaya meningkatkan hubungan antara manusia. Saling bertemu dan saling mendoakan,” katanya.

Gerhana Matahari Cincin Lewati 25 Kota Kabupaten di 7 Provinsi, Saksikan Penampakannya 26 Desember

Balitanya Melakukan ini di Dealer Mobil Mewah, Sang Ayah Terpaksa Bayar Ganti Rugi Rp 140 Juta

Kapten Vincent Raditya Bongkar Peluang Pilot Bawa Barang Ilegal Pasca Suami Iis Dahlia Disorot

Tak hanya dihadiri keluarga besar saja, namun juga pejabat di HST serta tokoh agama.

Seperti PWNU Kalimantan Selatan, NU HST, Pondok Pesantren Raha, MUI Kalimantan Selatan, MUI HST, Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, Wakil Bupati HST, Berry Nahdian Forqan, dan Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK.

Acara haul diisi dengan pembacaan maulid habsy dilanjutkan tahlil dan tausiah oleh Ustadz Bahran Jamil. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved