Berita Kotabaru

Kedatangan Tim Akreditasi, Para Kades di Pamukan Minta Pelayanan Kesehatan Naik Jadi Rawat Inap

Puskesmas Pamukan II yang ada di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, saat ini statusnya masih rawat jalan, sehingga bila

Kedatangan Tim Akreditasi, Para Kades di Pamukan Minta Pelayanan Kesehatan Naik Jadi Rawat Inap
istimewa
Penyambutan Tim Akreditasi dari Kementrian Kesehatan RI_1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Puskesmas Pamukan II yang ada di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, saat ini statusnya masih rawat jalan, sehingga bila ada apa-apa harus dirujuk.

Rujukannya pun bukan ke Kotabaru, sebab jaraknya yang cukup jauh, melainkan ke Tanah Grogot, Kalimantan Timur karena lebih dekat.

Hanya sekitar 1 jam, sementara ke RSUD Kotabaru di ibukota Kotabaru, jaraknya 4 hingga 6 jam tergantung cuaca.

Masyarakat pun mendambakan agar fasilitas dan peningkatan pelayanan bisa ditingkatkan.

Kini Puskesmas Pamukan II didatangi tim akreditasi langsung dari Kementrian Kesehatan RI.

Betrand Peto Paksakan Hal Ini ke Sarwendah, Istri Ruben Onsu Punya Panggilan Khusus

Servis Syahrini Bikin Reino Barack Kaget, Ungkap Soal Kesendirian di Masa Lalu

Setelah Tolak Ciuman Ashanty, Anang Main HP Diam-diam dan Buat Ibu Sambung Aurel Hermansyah Curiga

Tim akreditasi dari FKTP Kementrian Kesehatan RI, melakukan penilaian selama 3 hari sejak Kamis hingga Sabtu (14/12/19).

Tim yang datang disambut dengan luar biasa, yakni dengan tari-tarian, dan kegiatan lainnya.

Saat itu tim surveyor akreditasi itu juga disambut, Kepala Puskesmas Kusniawati S.Kep, Camat Pamukan Utara Wahyudin, Seluruh Kepala Desa, Camat beserta ibu dan Danramil Pamukan Utara, Kapolsek, kepala Sekolah SD dan SMP yang ada tokoh masyrakat.

Penyambutan itu dianggap luar biasa bagi mereka, bahkan mendapat apresiasi dari tim Surveyor atas penyambutan tersebut.

Semuanya lengkap hingga para tokoh dan sekolah datang ke lokasi untuk menyambut tim akreditasi dari Kementrian Kesehatan yang dipimpin dr Sumartono Kardjo, MKes.

"Baru kali ini, selama saya jadi surveyor disambut dengan sangat luar biasa oleh masyarakat, dan pemangku kepentingan meskipun wilayahnya sangat terpencil. Meski terpencil, mudah-mudahan tidak terkucilkan," kata dr Sumartono kepada unsur muspika kecamatan, sambil melepas topinya karena terharu dengan penyambutan.

Sementara itu, harapan dari Camat Wahyudin, peningkatan pelayanan kesehatan sangat penting.

Terkait akreditasi Puskesmas, dia berharap kalaupun tidak bisa dapat nilai utama. Setidaknya, nilai paripurna pun sudah sangat bersyukur.

"Paling tidak ya Paripurna, sudah Alhamdulillah," kata camat dan disambut riuh tepuk tangan oleh surveyor.

Sementara harapan Kepala Puskesmas dan 89 orang dari Lintas Sektoral Kecamatan Pamukan Utara, juga sama.

Harapan mereka cuma satu, yaitu peningkatan pelayanan dari rawat jalan menjadi rawat inap.

"Harapannya dengan terakreditasi dari bapak Camat dan kami seluruh rekan kades dapat ditingkatkan status Puskesmas dari rawat jalan menjadi Puskesmas Rawat Inap bahkan kalau bisa lebih. Sehingga fasilitas pendukung lainnya dapat terpenuhi," kata Rahmad, Kades Mulyoharjo, mewakili kades dan masyarakat.

Menurut Rahmad, warganya selalu dirujuk ke rumah sakit yang ada di Tanah Grogot Kaltim.

Tidak bisa sakit sedikit, bila memang harus dirujuk, terpaksa ke Grogot.

"Kami sangat mendambakan pelayanan kesehatan yang maksimal dan tidak melewati perbatasan lagi," harapnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved