Public Services

Percantik Trotoar di Jalan A Yani Kota Martapura yang Rusak Parah

Assalamu alaikum Wr.Wb. Izinkan saya sebagai warga Kota Martapura menyampaikan sedikit saran dan masukan kepada pemangku kebijakan

Percantik Trotoar di Jalan A Yani Kota Martapura yang Rusak Parah
Banjarmasinpost.co.id/Hasby
Salah satu trotoar di kota Martapura, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Assalamu alaikum Wr.Wb. Izinkan saya sebagai warga Kota Martapura menyampaikan sedikit saran dan masukan kepada pemangku kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan yang menangani trotoar di Kota Martapura.

Seperti kita ketahui trotoar merupakan sebuah sarana bagi pejalan kaki. Fungsinya selain memudahkan pejalan khaki trotoar juga memberikan rasa aman bagi pejalan kaki.

Kondisi trotoar di Kota Martapura saat ini, khususnya yang di tepi Jalan A Yani sebagian besar sudah dalam kondisi bagus, namun harus diakui pula jika sebagian lagi mengalami kerusakan parah dan berlangsung sudah cukup lama. Seperti halnya trotoar di tepi Jalan A Yani sekitar km 39,5, tepatnya di dekat pertigaan Jalan Sultan Adam. Mohon kiranya bisa dilakukan perbaikan sehingga para pejalan kaki bisa mendapat kenyamanan dan rasa aman saat berjalan kaki di tepi Jalan A Yani.

Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. 0895705019596

Banjarmasin Post edisi Sabtu (14/12/2019).
Banjarmasin Post edisi Sabtu (14/12/2019). (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Bagaimana Aturan Memasang Pita Getar
BANJARMASINPOST.CO.ID - MARTAPURA - Assalamu alaikum Wr.wb. Kepada Yth Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar. Bagaimana aturan tentang memasang pita getar di jalan sekitar kompleks tempat tinggal kami. Sebab, setahu saya pemasangan pita getar ini bisa mengurangi risiko kecelakaan. Sebab, kalau ada pita getar secara otomatis pengendara akan mengurangi laju kendaraannya. Atas jawabannya kami ucapkan terima kasih. 085390624895

Jawab
TERIMA kasih atas pertanyaan yang diajukan melalui Bpost. Sebagaimana diketahui, ‘polisi tidur’ diatur dalam aturan Menteri Perhubungan melalui Permenhub No. 82 tahun 2018 tentang alat pengendali dan pengaman pengguna jalan atau yang biasa juga disebut pita penggaduh (rumble strip).

Pita Penggaduh ini adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi lebih meningkatkan kewaspadaan menjelang suatu bahaya.

Pita penggaduh berupa bagian jalan yang sengaja dibuat tidak rata dengan menempatkan pita-pita setebal 10 sampai 40 mm (atau 1 cm sampai denagn 4 cm) melintang jalan pada jarak yang berdekatan, sehingga bila mobil yang melaluinya akan diingatkan oleh getaran dan suara yang ditimbulkan bila dilalui oleh ban kendaraan.

Pita penggaduh biasanya ditempatkan menjelang perlintasan sebidang, menjelang sekolah, mesjid dan menjelang pintu tol atau tempat-tempat yang berbahaya bila berjalan terlalu cepat, lebar pita penggaduh 25 - 30 cm dgn jarak antar pita minimal 50 cm.

FAISAL ST, Kabid Lalu Lintas Perhubungan Darat Dishub Banjar

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved