Kriminalitas Balangan

Baru Dua Minggu Bebas, Pemuda di Balangan Ini Kembali Diamankan Polisi, Ini Kejahatannya

Pengedar minuman beralkohol jenis tuak di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalsel, yakni Fatli kembali diamankan oleh kepolisian.

Baru Dua Minggu Bebas, Pemuda di Balangan Ini Kembali Diamankan Polisi, Ini Kejahatannya
Humas Polres Balangan
Tersangka Fati saat di kantor polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pengedar minuman beralkohol jenis tuak di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalsel, yakni Fatli kembali diamankan oleh kepolisian.

Lelaki beralamat di Desa Mihu tersebut nampaknya tak jera menjual tuak di wilayahnya.

Patli sebelumnya juga sempat diamankan oleh Polsek Juai karena kasus yang sama.

Bahkan tak sampai dua minggu berlalu sejak diamankan terkahir kali, Patli kembali didapati melakukan tindak pidana serupa.

Penangkapan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Halong, Iptu Krismianto yang kemudian bekerjasama dengan Polsek Juai untuk menangkap pengedar.

BREAKING NEWS - Dapat Bisikan Aneh, Pria di HST Ini Cincang Mantan Istri Hingga Tewas

Video Ciuman Beruntun Betrand Peto pada Sarwendah Viral, Istri Ruben Onsu Diperlakukan Begini

Bandara Warukin Tabalong Buka Rute Penerbangan ke Semarang 2020, Jogjakarta Berikutnya

Kapolsek Halong, beserta anggotanya sempat melakukan pemeriksaan pada warung-warung malam di Desa Kapul dan Padanraya, Kecamatan Halong.

Mereka memberikan imbauan agar pengunjung warung tersebut tidak mabuk-mabukan. Selain itu, diminta pula apabila ada pengunjung yang mabuk, maka dilaporkan ke Polsek Halong.

"Dari pemeriksaan tersebut, kami menemukan empat orang remaja laki-laki dalam keadaan mabuk di warung malam dan di belakang Pasar Halong, " ucap Iptu Krismianto, Minggu (15/12/2019).

"Kami juga mendapati satu penjual tuak, yakni Patli," tambahnya.

Dua pengunjung warung yang kedapatan mabuk harus mengikuti proses pihak kepolisian. Sementara sisanya karena di bawah umur, maka dilakukan pembinaan.

Pada pemeriksaan dari pihak kepolisian yang kemudian dikembangkan oleh Polsek Juai, Patli terbukti sebagai penjual tuak di kalangan remaja tersebut. Didapati pula barang bukti empat unit jerigen yang masih terdapat sedikit sisa minuman tuak.

Patli dianggap melakukan tindak pidana ringan berupa menjual minuman keras yang diduga jenis tuak. Sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 492 Ayat 1 KUHP Jo Pasal 22 Peraturan Daerah Balangan Nomor 05 Tahun 2016 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved