Kriminalitas HST

BREAKING NEWS - Dapat Bisikan Aneh, Pria di HST Ini Cincang Mantan Istri Hingga Tewas

Sadis, pria berusia 35 tahun tega membunuh mantan istrinya sendiri, pada Sabtu (14/12/2019) pukul 19.00 Wita.

BREAKING NEWS - Dapat Bisikan Aneh, Pria di HST Ini Cincang Mantan Istri Hingga Tewas
Babinsa/Humas Polres
Kondisi tubuh saidah yang mengenaskan setelah dicincang mantan suaminya. Insert Anang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sadis, pria berusia 35 tahun tega membunuh mantan istrinya sendiri, pada Sabtu (14/12/2019) pukul 19.00 Wita.

Anang, warga Desa Binjai Pirua Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tega membunuh Saidah (32) yang tak lain adalan mantan istrinya.

Lokasi rumah Saidah dan Anang juga masih satu desa. Entah apa yang menyebabkan Anang tega membunuh Saidah.

Namun, berdasarkan keterangan Anang kepada anggota Polres HST, Anang mengaku membunuh karena mendapat bisikan.

Alhasil, Saidah tewas dengan luka pada leher bagian belakang, kepala bagian kiri, lengan kanan, jari jempol kanan putus dan jari kelingking kanan hampir putus.

LINK Live Streaming TV Online AC Milan vs Sassuolo, Live Bein Sports Xtra Liga Italia

Blak-blakan Nikita Mirzani Ingin Penjarakan Orang di Tahun 2020, Siapa yang Dimaksud Sohib Billy?

Polisi Amankan Ronaldo, Sempat Kejar-kejaran dengan Petugas Banjarbaru dan Sembunyi di Selokan

Pembunuhan terjadi di kediaman Saidah. Pelaku yang juga mantan suami korban diduga mengidap ganguan kejiwaan.

Pasalnya, tanpa basa basi, Anang langsung mengayunkan sebilah parang Saidah secara berulang dan mengenai kepala bagian belakang.

Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, melalui Ps Paur Subag Humas Bripka M Husaini, membenarkan kejadian tersebut dan sudah ditangani Sat Reskrim Polres HST dan Polsek LAU.

"TSK sudah di tahan. Untuk sementara, Anang dijerat dengan tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan mengakibatkan orang mati sebagai mana dimaksud dalam pasal 338 KUH Pidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUH Pidana," bebernya.

Pihaknya mengamankan sebilah parang dengan panjang 30 sentimeter dan lebar lima sentimeter. Tak hanya itu pihaknya juga mengamankan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi DA 4138 EU.

"Untuk diagnosa gangguan kejiwaan kami masih mendalami dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter kejiwaan RSUD Damanhuri. Jika memang benar mengalami gangguan jiwa maka akan diantar ke Sambang Lihum. Jika tidak mengalami gangguan jiwa maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku," bebernya.

Kasus pembunuhan karena penyakit kejiwaan bukan pertama kali terjadi. Pada 17 September 2019, pembunuhan karena kejiwaan juga terjadi di Desa Limpas Kecamatan Limpasu Kabupaten HST. Bahkan tersangkanya, Ahmad, masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Rusdiana Ramadhan (9). Bahkan, saat itu kepala korban terpisah dengan tubuhnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved