Berita Kalteng

Suja dan Bella Bisa Hidup Bebas di Hutan saat BOSF Lepaskan 9 Orangutan Hasil Direhabilitasi

Upaya pelestarian orangutan terus dilakukan oleh Yayasan Borneo Orangutan (BOSF) Kalimantan Tengah. Minggu

Suja dan Bella Bisa Hidup Bebas di Hutan saat BOSF Lepaskan 9 Orangutan Hasil Direhabilitasi
Yayasan BOS
Sembilan Orangutan hasil rehabilitasi Yayasan Borneo Orangutan Survival dilepasliarkan di hutan Katingan, Kalimantan Tengah diantaranya Suja dan Bella yang kini bisa hidup bebas di hutan lepas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pelestarian orangutan terus dilakukan oleh Yayasan Borneo Orangutan (BOSF) Kalimantan Tengah. Minggu, (15/12/2019) sebanyak sembilan orangutan hasil rehabilitasi dilepasliarkan di hutan bebas Taman Nasional Bukit Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) Kabupaten Katingan, Kalteng.

Dari sembilan orangutan yang dilepasliarkan ke alam bebas setelah selesai dilakukan rehabilitasi tersebut, terdapat Ibu dan bayinya yang juga dilepas untuk hidup dialam bebas, yakni Suja (18) direhab 13 tahun dan Bella anaknya yang umurnya belum sampai setahun hasil rehabilitasi selama 10 bulan.

Suja adalah salah satu orangutan yang dilepasliarkan, orangutan ini, direpatriasi dari Thailand bersama
47 orangutan lainnya. Ia tiba di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng pada 22 November 2006 saat berusia 4 tahun dengan berat badan 14 kilogram.

Tujuh tahun kemudian, masih di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng , Palangkaraya, Kalteng. Suja melahirkan anak pertamanya diberinama Syahrini. Namun Suja tidak mampu merawat anak itu dengan baik, sehingga terpaksa memisahkan keduanya, Syahrini kemudian dirawat oleh babysitter.

Rahasia Pernikahan Ahok BTP & Veronica Tan Dibongkar Serta Pengorbanan Puput Nastiti Devi di 2019

Video Ciuman Beruntun Betrand Peto pada Sarwendah Viral, Istri Ruben Onsu Diperlakukan Begini

LINK Bein Sports Xtra! Live Streaming TV Online AC Milan vs Sassuolo Liga Italia Malam Ini

Pada 5 April 2017, Suja dipindahkan ke Pulau Salat, merupakan, pulau pra-pelepasliaran, kemudian Suja mengembangkan keterampilan dengan sangat baik. Tanggal 18 Februari 2019, Suja kembali melahirkan anak keduanya yang beri nama Bella.

Saat ini, Suja jauh lebih siap menjadi seorang ibu. Ia merawat dan melindungi buah hatinya dengan baik. Suja selalu ramah terhadap pengasuhnya, dan ia cenderung menghindari persaingan dengan orangutan lain di pulau itu dengan membuat dirinya sibuk dengan penjelajahannya.

Kini Suja telah berusia 18 tahun dengan berat badan 45 kilogram, sedangkan putrinya Bella telah berusia 10 bulan dengan berat badan 3 kilogram. Keduanya telah siap menikmati kehidupan sebagai orangutan liar sejati di hutan rimba yang sesungguhnya.

Tujuh orangutan lainnya yang dilepas, yakni, Baim (13) menjalani rehab 11 tahun, Franky (14) sempat direhab 11 tahun, Hilda (14) direhab 12 tahun dilepas bersama bayinya bernama Hadijah berumur belum satu tahun sempat direhab selama satu bulan, Warna (15) direhab 13 tahun bersama anaknya Malee (5) direhab 3 tahun, terakhir Fungki (15) direhab 13 tahun.

CEO Yayasan BOS, Jamartin Sihite mengatakan, orangutan yang kembali ke habitatnya sembilan orangutan hasil rehabilitasi, terdiri dari 2 jantan dan 7 betina, terdapat tiga pasang ibu-anak, Warna-Malee, Suja-Bella, dan Hilda-Hadijah.

Mereka akan dibawa dalam dua pemberangktan terpisah ke DAS Hiran dalam perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 20 jam, termasuk waktu istirahat di Desa Tumbang Melawan sebelum perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu kelotok ke titik pelepasliaran.

Kesembilan orangutan yang telah menjalani rehabilitasi dan dilepasliarkan kali ini berasal dari pulau pra-pelepasliaran.
Empat dari 9 orangutan rehabilitasi pernah tinggal di Gugusan Pulau Salat, Kabupaten Pulangpisau, Kalimantan Tengah.

"Ini adalah pelepasliaran ke-12 di tahun 2019 yang dilaksanakan oleh BOS Foundation, baik di Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Timur dengan total jumlah orangutan yang telah dilepasliarkan tahun ini 67 individu," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved