Berita Banjar

Tidak Penuhi Syarat, 269 Pelamar CPNS di Kabupaten Banjar 'Dicoret'

Berdasar hasil verifikasi kelengkapan berkas, tercatat ratusan orang pelamar yang akhirnya dicoret atau tidak memenuhi syarat (TMS).

Tidak Penuhi Syarat, 269 Pelamar CPNS di Kabupaten Banjar 'Dicoret'
HO/MC Kominfo Banjar
PANTAU - Bupati Banjar H Khalilurrahman memantau pendaftaran CPNS di kantor BKDPSDM Banjar, Sabtu (23/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seperti sejumlah daerah lainnya, seleksi berkas administratif pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), telah rampung.

Berdasar hasil verifikasi kelengkapan berkas, tercatat ratusan orang pelamar yang akhirnya dicoret atau tidak memenuhi syarat (TMS).

"Jumlahnya sebanyak 269 pelamar," sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Banjar H Mokhamad Hilman ST MT, Minggu (15/12/2019).

Top manager birokrasi di lingkup Pemkab Banjar ini menyebutkan jumlah total pendaftar CPNS di Kabupaten Banjar sebanyak 3.680 orang.

Namun hanya 3.581 orang pelamar yang menyelesaikan pendaftaran pada aplikasi SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional) di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Erick Thohir Ungkap Sulitnya Jabat Dirut Garuda, Wajib Tahan Godaan Satu Diantaranya Wanita Cantik

Malam-malam, Ashanty Nekat Lakukan Ini di Depan Anang, Ibu Sambung Aurel Hermansyah Bikin Begini

Kalselpedia : Ini Guru, Kepsek, Kepala Lab hingga Kepala Perpustakaan dan Pengawas berprestasi 2019

Wanti-wanti Ayu Ting Ting pada Umi Kalsum Terungkap, Mantan Shaheer Sheikh Bicara Soal Nyinyiran

Dari ribuan pelamar yang menyelesaikan pendaftaran di SSCN tersebut, beber Hilman, tercatat 3.312 orang pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat (MS). Lalu, sebanyak 269 orang pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Lalu, lanjut Hilman, sebanyak 259 orang pelamar TMS karena tidak datang menyerahkan berkas pendaftaran. Kemudian ada sepuluh orang pelamar TMS karena tidak bisa memenuhi persyaratan pendaftaran (IPK, Ijazah, dan lainnya).

"Itu antara lain penyebabnya karena tidak memenuhi standar minimal nilai IPK dan juga terkait akreditasi perguruan tingginya," beber Hilman.

Kapan diumumkan? "Rencana pengumumannya tanggal 16 Desember 2019," sebut Hilman.

Lebih lanjut ia menerangkan akan ada masa sanggah selama sepuluh hari hingga 26 Desember mendatang.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved