BPost Cetak

Erick Thohir Bersih-bersih, Bos BUMN Merugi Diminta Naik Pesawat Ekonomi

Erick Thohir melarang jajaran komisaris, dewan pengawas dan direksi perusahaan pelat merah yang merugi untuk naik pesawat kelas bisnis saat perjalanan

Erick Thohir Bersih-bersih, Bos BUMN Merugi Diminta Naik Pesawat Ekonomi
BPost Cetak
BPost Edisi Senin (16/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melarang jajaran komisaris, dewan pengawas dan direksi perusahaan pelat merah yang merugi untuk naik pesawat kelas bisnis saat perjalanan dinas.

Mereka diminta naik pesawat kelas ekonomi saja. 

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-9/MBU/12/2019 tentang Penerapan Etika dan atau Kepatutan Dalam Rangka Pengurusan dan Pengawasan Perusahaan yang ditandatangani 12 Desember 2019.

”Untuk BUMN yang rugi agar menggunakan kelas ekonomi dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan dan kenyamanan penyedia jasa penerbangan,” tulis Erick pada surat itu di pasal 2 ayat 1 seperti dikutip, Minggu (15/12/2019).

Sebab Sakit Kanker Vidi Aldiano Disebut karena Karma, Rossa Bereaksi, Terkait Parodi Melly Goeslaw?

Banyak Peserta Tidak Setor Berkas, 1.270 Pelamar Pemprov Kalsel Tak Penuhi Syarat

Tinggalkan Kampung di Pedalaman Demi Kuliah, Ihza Raih IP 3,9 Hingga Dapat Beasiswa

Wisma Hunian Lapas Khusus Anak Martapura Dirazia, Petugas Temukan Barang Terlarang Ini

Sementara untuk BUMN yang memiliki kinerja yang baik, mereka masih diperbolehkan untuk naik di kelas bisnis saat perjalanan dinas.

Namun Erick menyarankan agar perusahaan juga tetap menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan.

Surat edaran tersebut juga membahas perihal jamuan yang diadakan perusahaan BUMN hingga penyaluran minat dan/atau hobi para petinggi BUMN.

Erick menekankan jamuan harus mempertimbangkan kepentingan perusahaan, kewajaran dan kelaziman dalam dunia usaha.

”Penyaluran minat dan/atau hobi harus dilakukan dengan senantiasa menjaga martabat, tidak merugikan nama baik, dan kepentingan perusahaan,” jelas dia.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan maksud dan tujuan penerbitan surat edaran itu adalah sebagai upaya menciptakan BUMN yang bersih dan bermartabat, efisien serta mengutamakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved