Berita Kotabaru

Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Kotabaru, 643 Dinyatakan Tak Lolos, Penyebabnya karena ini

Hasil seleksi administrasi pendaftaran online CPNS di Kabupaten Kotabaru, Senin (16/12/19), resmi diumumkan melalui website Badan Kepegawaian

Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
tribun sumsel
Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hasil seleksi administrasi pendaftaran online CPNS di Kabupaten Kotabaru, Senin (16/12/19), resmi diumumkan melalui website Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kotabaru.

Pengumuman hasil seleksi berkas tersebut, sudah dinyatakan selesai.

Nama-nama yang lolos seleksi administrasi tercantum pada website, para pelamar bisa melakukan pengecekan.

Ada sekitar 643 pelamar yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Hal itu diungkapkan, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kotabaru, Hj Rurein Dwi Hardjanti.

Foto Pernikahan Vanessa Angel di Bali Beredar & Viral, Ada Lucinta Luna, dengan Bibi Ardiansyah?

Kelakuan Rezky Adhitya Saat Tidur Bareng Citra Kirana Disorot, Erica Putri Singgung Soal Bau Kentut

Kejanggalan Foto Mesra Nia Ramadhani & Ardi Bakrie, Wajah Putra Aburizal Bakrie Jadi Sorotan

Dia menyebutkan, dari 2.541 pelamar, yang dinyatakan tidak lolos seleksi ada sebanyak 643.

"Penyebab mereka yang tidak lolos seleksi, kebanyakan terkait akreditasi sesuai Permenpan 23 tahun 2019 tentang kriteria kebutuhan pendidikan dan pelaksanaan seleksi CPNS," kata Rurein.

Mereka yang berkasnya lengkap bisa melihat hasil pengumam di website BKPPD Kotabaru.

Sementara yang tidak memenuhi syarat, masih punya waktu masa sanggah selama tiga hari.

"Yang tidak lolos diberi waktu 3 hari umasa sanggah. Tapi pelamar tidak boleh mengunggah atau memperbaiki di sistem SCCN," sebutnya.

Pelamar yang belum memenuhi persyaratan dan tidak lolos, bisa datang langsung ke kantor BKPPD Kotabaru.

Masa sanggah dilaksanakan selama tiga hari yakni 17, 18 dan 19 Desember 2019.

Sementara untuk formasi yang kosong, Hj Rurein tidak membantah.

Dari 144 formasi yang tersedia, dokter umum, dokter gigi dan ahli pertama Teknisi Elektro Medis.

"Kosong karena memang tak ada pendaftarnya," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved