Berita Batola

Anggota DPRD Batola Minta Enam Lokasi Pamsimas di Desa Puntik Luar Difungsikan Lagi, Ini Sarannnya

Anggota DPRD Batola Minta Enam Lokasi Pamsimas di Desa Puntik Luar Difungsikan Lagi, Ini Sarannnya

Anggota DPRD Batola Minta Enam Lokasi Pamsimas di Desa Puntik Luar Difungsikan Lagi, Ini Sarannnya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Enam lokasi proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola mubazir sejak 2012 silam saat diresmikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah lokasi proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola mubazir sejak 2012 silam saat diresmikan mendapatkan perhatian dari DPRD kabupaten setempat.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Batola, Bahrian mengharapkan sejumlah fasilitas Pamsimas yang belum berfungsi untuk segera diperbaiki.

Pemkab Batola diharapkan mencari formula bagaiamana agar instalasi-instalasi Pamsimas yang ngadat bisa berfungsi.

“Iya kalau ada instalasi-intalasi Pamsimas yang ngadat, sebaiknya difungsikan kembali,” kata Bahrian, Selasa (17/12/19).

Pesan Haru Nikita Mirzani yang Terancam Penjara pada Anaknya, Billy Syahputra Bereaksi Begini

Ulah Citra Kirana di Ranjang Bikin Rezky Adhitya Begini, Erica Putri Malah Ingin Tahu Soal Ini

Mendadak, Natasha Wilona Posting Foto Bareng Verrell Bramasta yang Kini Dekat dengan Febby Rastanty

Pemicu Keributan Luna Maya & Melaney Ricardo Dibongkar ke Nikita Mirzani, Insiden Kecil Ini Sebabnya

Menurut Bahrian, pemungsian kembali proyek Pamsimas yang ngadat perlu tekad kuat dari Pemkab Batola, pedamping dan masyakat itu sendiri.

Jika difungsikan, intaslasi Pamsimas yang ngadat pasti ada manfaatnya untuk masyarakat.

“Mengenai pendanaan pemfungsian pamsimas, mungkin tidak terlalu banyak apakah dana dari desa atau dana dari kabupaten. Lebih baik dimanfaatkan ketimbang tidak dipergunakan sama sekali proyek proyek Pansimas yang belum berfungsi,” katanya.

Enam lokasi proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola mubazir sejak 2012 silam saat diresmikan.

Padahal, dari pembangunan instalasi Pansimas tersebut, ratusan kepala keluarga (KK) warga Desa Puntik Luar berharap bisa mendapatkan air bersih.

“Iya selama ini untuk keperluan sehari-hari memakai air Sungai Kali Alalak yang ekstrim. Air dari sungai tersebut kadang keruh, masam, kalat hingga kadang hanta. Untuk minum memang beli dari penjual air leding keliling Rp3 ribu per jerigen,” kata Abdul Hasan, Kepala Desa Puntik Luar.

Menurut Hasan, enam lokasi instalasi Pansimas sudah dibangun sejak 2012 silam yakni di RT 04 sebanyak 1 buah, di RT 1 sebanyak satu buah, di RT 23 sebanyak 1 buah, RT 5 sebanyak satu buah, RT 10 sebanyak 1 buah, di RT 07 sebanyak satu buah dan di RT 9 sebanyak 1 buah.

“Jadi enam lokasi Pansimas itu tidak berfungsi sama sekali sejak dibangun pada 2012 silam,” katanya.

Menurutnya, Pansimas sendiri merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved