Bumi Selidah

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Batola Sahkan Dua Rapeda Ini

DPRD kabupaten Barito Kuala akhirnya merampungkan pembahasan 2 (dua) rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda)

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Batola Sahkan Dua Rapeda Ini
Humas Pemkab Batola
RAPAT paripurna 2 (dua) rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Kuala Senin (16/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Kuala akhirnya merampungkan pembahasan 2 (dua) rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda), Senin (16/12/2019).

Kedua Raperda itu disepakati dan ditetapkan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batola Saleh.

Hadir pula pada rapat paripurna yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut Wakil Bupati H. Rahmadian Noor, Wakil Ketua DPRD Agung Purnomo dan Arfah, Pj Sekda H. Abdul Manaf, bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Batola.

Dua Raperda yang rampung dibahas adalah Raperda tentang penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kepada Bank Kalsel dan Raperda tentang perubahan badan hukum PD Bank Perkreditan Rakyat Batola menjadi PT Bank Perkreditan Rakyat Batola.

Sebelum ditetapkan bersama-sama antara pemerintah daerah dan DPRD, dua Raperda yang diusulkan oleh eksekutif ini telah melalui tahapan-tahapan yang kesemuanya berjalan tertib dan lancar.

Dimulai dari pembahasan pada panitia khusus, fasilitasi dari Gubernur Kalimantan Selatan kemudian ditindak lanjuti dengan finalisasi.

Bupati Batola Hj. Noormiliyani AS dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Batola H. Rahmadian Noor mengatakan bahwa maksud dan tujuan Perda penyertaan modal Pemda Batola kepada Bank Kalsel adalah dengan prinsip saling menguntungkan atau profit oriented.

“Posisi saham atau penyertaan modal Pemda Batola per 31 Desember 2018 sebesar Rp. 70.000.000.000 (tujuh puluh miliar rupiah), dengan persentase share kepemilikan 5,46 persen dan telah memberikan dividen tahun 2017 sebesar Rp. 8.623.558.708 (delapan miliar enam ratus dua puluh tiga juta lima ratus lima puluh delapan ribu tujuh ratus delapan rupiah),” kata alumni Fakultas Teknik ULM ini.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Pak Rahmadi tersebut menyampaikan beberapa keuntungan yang diperoleh Pemda Batola dari kerjasama dengan Bank Kalsel selain dari deviden, bunga deposito, jasa giro dan pertumbuhan nilai perusahaan.

“Masyarakat Batola juga diuntungkan dari program CSR Bank Kalsel yang tentunya sangat bermanfaat bagi kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Disamping itu, dengan adanya dua Perda akan menjadi payung hukum pemerintah daerah dengan harapan sebagai penunjang untuk menjalankan program visi dan misi dalam mensejahterakan masyarakat” kata Rahmadi.

Rahmadi juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Batola atas kerja sama yang baik hingga dapat melalui berbagai tahapan melelahkan dalam pembahasan dua Raperda tersebut.

“Atas segala saran dan harapan yang disampaikan akan menjadi perhatian. Untuk kerjasama, saling pengertian serta rasa kebersamaan yang tinggi dari pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tak terhingga” tutup Rahmadi. (aol)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved