Banjarbaru Pemenang 2019

Para Ibu Diminta Terampil Bikin Usaha, Bisa untuk Menambah Penghasilan

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh Kelompok Swadaya

Humas Pemko Banjarbaru
Penutupan Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Maju Bersama 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Maju Bersama, Selasa, (17/12).

Turut mendampingi Ketua TP PKK Kecamatan Banjarbaru Utara, Tien Listiyawati dan Lurah Loktabat Utara, Indra.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, ini ditandai dengan penyerahkan sertifikat kepada dua orang peserta pelatihan menjahit oleh Hj Ririen Nadjmi Adhani.

Penutupan Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Maju Bersama, Selasa, (17/12).

Penutupan Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh Kelompok Swadaya

Masyarakat (KSM) Maju Bersama, Selasa, (17/12). (Humas Pemko Banjarbaru)

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Maju Bersama Sunarman menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru kerena melalui DAU Kelurahan Loktabat Utara dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Maju Bersama mengadakan pelatihan menjahit bagi kaum perempuan yang ada di wilayah Kelurahan Loktabat Utara.

"Ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu di sini dan juga bisa menambah penghasilan bagi keluarga tentunya," katanya.

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan bahwa TP PKK Kota Banjarbaru dan juga Pemerintah Kota Banjarbaru rutin melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan-pelatihan.

Penyerahan sertifikat menjahit
Penyerahan sertifikat menjahit (Humas Pemko Banjarbaru)

Dengan tujuannya agar para peserta pelatihan mendapatkan keterampilan dan bisa mandiri.

"Sebagai ibu rumah tangga tapi bisa punya potensi untuk mengembangkan diri dari pemberdayaan wanita merupakan hal yang positif. Namun tetap kewajiban sebagai seorang ibu, isteri dari suami dan tetap melayani anak-anak," pesannya.

Diharapkannya para ibu jangan hanya main ponsel atau bermedia sosial, lebih baik diisi dengan kegiatan yang positif dan berkah.

"Kalau ini dikembangkan bisa jadi usaha, kita tidak perlu lagi minta tambahan uang belanja karena kita bisa menghasilkan uang dari menjahit," lanjutnya.

Dengan punya penghasilan sendiri, disebutkannya dapat membantu kebutuhan kita sehari hari.

Bahkan ke depannya diharapkan banyak tumbuh usaha-usaha jahitan di Banjarbaru ini. (AOl/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved