Kesehatan

Anemia Terjadi Pelan-pelan hingga Penderitanya Tidak Menyadari, Padahal sangat Berbahaya

Anemia atau kekurangan darah sangatlah berbahaya, bahkan juga disebut sebagai silent killer.

Anemia Terjadi Pelan-pelan hingga Penderitanya Tidak Menyadari, Padahal sangat Berbahaya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Anemia atau kekurangan darah sangatlah berbahaya, bahkan juga disebut sebagai silent killer.

Sebab, anemia terjadi secara perlahan dan membuat penderitanya tidak menyadari penyakit tersebut.

"Anemia terjadi pelan-pelan jadi tidak terasa, sehingga tubuh sudah beradaptasi." Hal itu diungkapkan oleh Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. dr. Endang L Achadi, MPH, Dr.PH, ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Endang menambahkan, anemia sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi.

Sumber zat besi terbaik adalah dari pangan hewani.

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember 2019, Kirim Via Instagram, Facebook, WhatsApp & Twitter

Bentuk Wajah Via Vallen Kembali Jadi Sorotan, Rival Ayu Ting Ting & Nella Kharisma Posting Foto Ini

Tangis Iis Dahlia Jelaskan Soal Suaminya yang Dikaitkan Kasus Ari Ashkara, Mantan Dirut Garuda

Namun, banyak orang Indonesia justru mengonsumsi pangan hewani hanya dalam jumlah sedikit.

Salah satunya karena daging dianggap cukup mahal oleh sebagian masyarakat.

Ketika terjadi berkepanjangan, seseorang lama-kelamaan semakin tidak bisa memenuhi kebutuhan zat besinya.

Pada usia remaja, risiko anemia pada perempuan dan laki-laki hampir sama.

Namun ketika hamil, risiko perempuan mengalami anemia mencapai 49,8 persen.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved