B Focus Urban Life

Atasi Kesemrawutan Pasar yang Tak Nyaman, PD PBB Bagikan Puluhan Tenda Kerucut kepada Pedagang

Persoalan tersebut menjadi perhatian PD PBB sebagai pengelola pasar milik Pemkab Banjar.

Atasi Kesemrawutan Pasar yang Tak Nyaman, PD PBB Bagikan Puluhan Tenda Kerucut kepada Pedagang
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (23/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Persoalan tersebut menjadi perhatian PD PBB sebagai pengelola pasar milik Pemkab Banjar.

"Secara bertahap kami terus berupaya melakukan pembenahan demi kenyamanan aktivitas jual beli di pasar Martapura," ucap Direktur PD PBB Rusdiansyah.

Pihaknya mengintenskan kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ini mengingat sebagian infrastuktur yang berada di kawasan Pasar Martapura menjadi kewenangan instansi teknis tersebut.

Contohnya badan jalan dan saluran drainase di kanan kiri Jalan Angsana.

Alasan Suami Maia Estianty Enggan Punya Anak Lagi, Irwan Mussry Sebut Keinginan di Masa Tuanya

Pembeli Kadang Balik Kanan Melihat Kondisi Jalan Pasar Intan yang Teramat Becek

Muntah Kain Kafan, Angel Lelga Disantet Vicky Prasetyo? Asisten Raffi Ahmad di Okay Bos Tegaskan Ini

Tahun 2019 Dinas PUPR Banjar menata saluran drainase setempat yang menembus ke Sungai Kalimati yang terletak di bagian belakang Pasar Intan sehingga ketika hujan air tak lagi menggenangi area pasar setempat.

"Rencananya tahun depan akan dilanjutkan lagi yang ke arah jalan raya (A Yani). Jadi nanti ketika disambungkan ke pengerjaan drainase yang ada sekarang, maka nanti kemungkinan akan dilakukan penutupan sementara Jalan Sukaramai," sebutnya.

Mengenai jalan/gang di Pasar Intan, Rusdiansyah itu menjadi kewenangan PD PBB.

Pihaknya saat ini sedang berupaya untuk mengatasinya.

"Itu yang bikin air tak bisa mengalir ke Sungai Kalimati kan karena di bagian ujung mampet karena diurug oleh beberapa pedagang. Segera kami bicarakan lagi dengan pedagang agar jangan lagi ditimbun," tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan kesemrawutan tenda di sepanjang Jalan Sukaramai juga sedang diatasi.

"Itu memang sangat tidak nyaman dipandang, karena menjadi fokus kami. Beberapa pekan lalu sudah kami bagikan 40 unit tenda kerucut bantuan dari Kementerian Perdagangan sehingga kesemrawutan sudah mulai berkurang," jelas Rusdiansyah.

Kalangan pedagang di Pasar Taibah pun kini juga dapat beraktivitas secara nyaman setelah PD PBB bersama pedagang setempat bekerjama memasang atap kanopi.

"Wah, enak sekarang saya dan beberapa pedagang lainnya tak kehujanan lagi. Berjualan jadi nyaman, pembeli juga nyaman, kalau dulu gak mau mendekat kalau hujan. Alhamdulillah sekarang makin enak mencari uang di sini," aku Kasih, pedagang Pasar Taibah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved