Banjarbaru Pemenang 2019

Bandara Internasional Syamsudin Noor Baru Diresmikan Jangan Sampai Memicu Persoalan Baru

Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru sudah beroperasi dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Emi Lasari untuk BANJARMASINPOST.CO.ID
Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari setelah peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru oleh Presiden RI Joko Widodo. 

BANJARMASINPOST.CO ID, BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru sudah beroperasi dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Meski begitu, pelayanan dan fasilitas yang ada di Bandara ini harus tetap dimaksimalkan agar bisa memberikan kesan yang baik kepada para pengunjung

Penilaian dari Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, untuk melengkapi itu perlu dilakukan beberapa pembahasan dan pengembangan.

Pihaknya sangat mengapresuasi dibangunnya bandara baru itu. Sebab akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sehingga infrastruktur dan fasilitas yang ada dibandara baru perlu dibenahi. Misalmya toilet yang kadang mampet hingga keberadaan tempat sampah dan smooking room di area keberangkatan yang belum terlihat maksimal.

Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari setelah peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru oleh Presiden RI Joko Widodo.
Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari setelah peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru oleh Presiden RI Joko Widodo. (Emi Lasari untuk BANJARMASINPOST.CO.ID)

Selanjutnya dari sisi transportasi dan akses ke bandara juga perlu dipikirkan, baik otoritas bandara maupun pemerintah agar masyarakat dimudahkan saat menuju ke Bandara.

"Harus benar-benar dimatangkan, aksesnya lewat mana. Agar orang yang mau ke sana tidak bingung," katanya, Senin, (23/12).

Apalagi sekarang masih ada warga yang menggunakan jalan-jalan komplek untuk menuju bandara, tentu ini tidak ideal, karena ini jalan yang sempit dan juga berdampak terhadap warga yang berdomisili di sana

Nasib masyarakat yang menggantungkan hidupnya di areal terminal lama juga harus dibahas dan dipikirkan bersama.

Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari setelah peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru oleh Presiden RI Joko Widodo.
Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari setelah peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru oleh Presiden RI Joko Widodo. (Emi Lasari untuk BANJARMASINPOST.CO.ID)

"Jangan sampai mati denyut ekonominya dikawasan terminal lama. Mereka sudah lama di sana. Sebaiknya dicari solusinya, bagaimana baiknya agar perekonomian dikawasan itu tidak mati," lanjutnya.

Untuk itu, pihaknya berharap bahwa dengan segala kajian dan perbaikan yang dilakukan tidak memicu persoalan baru dari diresmikannya terminal baru ini.

Pihak Komisi III DPRD Banjarbaru, akan mengatur jadwal pertemuan dan kunjungan ke bandara dalam waktu dekat.

"Kita sudah jadwalkan, tetapi bentrok dengan peresmian kemarin. Jadi ini di reschedule. Dalam waktu dekat kita akan gelar pertemuan," tambahnya. (AOL/*).

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved