Kriminalitas Jakarta

Pekerja Disuruh Angkat Tangan dan Jongkok, Polisi Gerebek Kantor Pinjaman Online, Ini Fakta-faktanya

Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sebuah kantor pinjaman online ilegal yang berada di kawasan Mal Pluit

Pekerja Disuruh Angkat Tangan dan Jongkok, Polisi Gerebek Kantor Pinjaman Online, Ini Fakta-faktanya
KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Mall Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (23/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sebuah kantor pinjaman online ilegal yang berada di kawasan Mal Pluit Village Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (20/12/2019) lalu.

Perusahaan bernama PT Vega Data dan Barracuda Fintech itu disebut ilegal karena tidak terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat penggerebekan berlangsung, perusahaan itu sedang aktif beroperasi. Puluhan karyawan tampak mengurusi pekerjaan mereka di komputer masing-masing.

Para pekerja lantas diminta angkat tangan tanpa sempat menutup apa yang mereka kerjakan di komputer. Lalu mereka disuruh jongkok dan diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Utara.

Heboh Video Syur Mirip Cupi Cupita yang Beredar & Viral, Senasib Gisella Anastasia & Nagita Slavina?

Daftar Kata Mutiara & Ucapan Selamat Natal 2019 untuk Orang Terkasih & Status Whatsapp dan Instagram

Baper Maia Estianty Lihat Foto Al El Dul Saat Masih Anak-anak, Istri Irwan Mussry Akui Hal Ini

Tiap Pagi, Betrand Peto Dipaksa Ruben Onsu Lakukan Ini, Putra Sarwendah Bikin Pengakuan Begini

Berikut beberapa fakta yang ditemukan dari memeriksa puluhan karyawan tersebut.

1. Tetapkan 5 tersangka

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pihaknya menetapkan lima orang tersangka setelah memeriksa 76 karyawan yang diamankan saat penggerebekan.

"Kami sudah melakukan penahanan, hingga saat ini tiga orang ya. Ini satu warga negara asing dan dua warga negara Indonesia," kata Budhi di lokasi penggerebekan, Senin (23/12/2019).

Adapun tiga tersangka yang telah ditangkap bernama Mr Li, DS, dan AR.

Mr Li merupakan seorang warga negara asing asal Cina, sementara DS dan AR merupakan warga negara Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved