Berita Nasional

Tsunami di Bengkulu Saat Malam Tahun Baru 2020 Jadi Isu, Penjelasan BMKG Tepis Sikap Wali Kota

Tsunami di Bengkulu Saat Malam Tahun Baru 2020 Jadi Isu, Penjelasan Lengkap BMKG Tepis Sikap Wali Kota

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tsunami 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tsunami di Bengkulu Saat Malam Tahun Baru 2020 Jadi Isu, Penjelasan Lengkap BMKG Tepis Sikap Wali Kota

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan membuat pernyataan perihal adanya tsunami lokal yang terjadi di perairan Bengkulu pada malam Tahun Baru 2020. Mendadak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bereaksi terhadap isu tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) membantah soal isu tsunami yang disebut akan terjadi di wilayah perairan Bengkulu di malam pergantian tahun atau Tahun Baru 2020 nanti.

Sebelum ada statement BMKG, pernyataan adanya tsunami lokal pada malam Tahun Baru 2020 tersebut sebelumnya disampaikan oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, sebagaimana tersebar dalam sebuah video di akun Youtube RBTV Camkoha.

Aura Kasih Marahi Sosok Ini Saat Ketahuan Unfollow & Hapus Foto Eryck Amaral Ketika Santer Isu Cerai

Momen Putri Gading Marten, Gempita Bertemu Keluarga Wijin & Rayakan Natal Bareng Gisella Anastasia

Celetuk Raffi Ahmad Sosok Ini Ngaku Ketularan Nagita Slavina Beli Tas Branded, Ibu Rafathar Ucap Ini

Pada video berdurasi 1 menit 12 detik yang diunggah pada 20 Desember lalu itu, sang Wali Kota menyebut telah menerima informasi akan adanya tsunami lokal di Bengkulu khususnya di kawasan Pantai Panjang.

"Pantai, laut, terutama Pantai Panjang itu akan naik. Akan terjadi tsunami, informasinya. Tsunami lokal, sebatas Pantai Panjang. Nanti jangan dekat-dekat Pantai Panjang di tahun baru," kata dia.

Video ini kemudian tersebar di Facebook dan telah dilihat oleh lebih dari 11,2 juta akun sejak 5 hari terakhir.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono menyebut belum ada informasi terkait tsunami yang akan terjadi di wilayah perairan Indonesia.

"Sepertinya wali kota belum paham antara gelombang tinggi dan tsunami," ujarnya singkat saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/12/2019).

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda dalam sebuah acara beberapa waktu lalu
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda dalam sebuah acara beberapa waktu lalu (kompas.com/Firmansyah)

Perkiraan Tinggi Gelombang Versi BMKG

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved