Sains

Baru Bisa Terlihat di 2031, Begini Dampak Gerhana Matahari Cincin di Indonesia

Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kenampakan fenomena Gerhana Matahari Cincin ( GMC), hari ini, Kamis (26/12/2019)

Baru Bisa Terlihat di 2031, Begini Dampak Gerhana Matahari Cincin di Indonesia
Muhammad Rayhan
Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009 dipotret dari Anyer. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kenampakan fenomena Gerhana Matahari Cincin ( GMC), hari ini, Kamis (26/12/2019) 

Fenomena ini terbilang langka sebab tidak setiap tahun masyarakat dapat menyaksikan peristiwa alam tersebut.

Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo mengungkapkan bahwa peristiwa GMC ini dapat kembali disaksikan pada tahun 2031 mendatang.

"Gerhana Cincin berikutnya di Indonesia baru akan terjadi pada 21 Mei 2031 kelak," ujar Marufin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/12/2019).

Kumpulan Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Cocok untuk Status Facebook, Instagram & Whatsapp

USBN SD Dihapuskan Januari 2020, Begini Reaksi Orangtua Siswa

Ramah Lingkungan dan Ikan Didapat Banyak, Tabalong Kembangkan Sumur Penangkap Ikan

PPDB SMPN 2020, Jalur Penerima Kartu Indonesia Pintar Capai 15 Persen

Menurutnya, GMC tidak memiliki pola kenampakan yang khas.

Dampak Gerhana Matahari Cincin

Sementara itu, fenomena alam akibat terhalangnya cahaya matahari dan bulan ini juga berdampak bagi masyarakat Indonesia, terutama lebih bersifat spiritual.

Marufin menyampaikan bahwa kejadian alam ini membuat masyarakat Indonesia mengagumi kinerja semesta dan sang Pencipta.

Hal itu direfleksikan dengan banyaknya masyarakat yang datang ke sejumlah titik pengamatan dan merasa terinspirasi oleh peristiwa langit tersebut.

Tidak hanya berdampak secara spiritual, fenomena Gerhana Matahari Cincin juga membawa dampak secara fisis.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved