Kriminalitas Kalteng

Polisi Masih Telusuri Identitas Mr X, Pencuri yang Bersembunyi di Atap Ruko hingga Tewas

Seorang pria belum diketahui identitasnya diduga melakukan pencurian dengan membawa dua bilah besi tajam penangkal petir yang bersembunyi di atas

Polisi Masih Telusuri Identitas Mr X, Pencuri yang Bersembunyi di Atap Ruko hingga Tewas
tribunkalteng.co/fathurahman
Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, (dua dari kanan) dan jajaeannya, saat ekspos kasus pencurian di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO ID, PALANGKARAYA - Seorang pria belum diketahui identitasnya diduga melakukan pencurian dengan membawa dua bilah besi tajam penangkal petir yang bersembunyi di atas rumah toko (Ruko) di Jalan Banda, Palangkaraya, akhirnya meninggal dunia.

Pria tanpa identitas membawa senjata tajam tersebut, dilaporkan warga setempat ke polisi karena dicurigai melakukan pencurian.

Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutata, bersama Anggotanya dan Personel Dit Intelkam dan Dit Reskrimum Polda Kalteng datang ke TKP.

Petugas sempat melakukan negosiasi selama satu jam kepada tersangka yang berada di atas, agar turun dari atas atap cor dak rumah toko, namun, pelaku yang saat itu mengenakan celana jeans levis dan telanjang dada , tidak bersedia turun dari atas.

Foto Wajah Via Vallen Mendadak Viral, Ini Daftar Artis Alami Efek Buruk Perawatan Wajah Selama 2019

Akhirnya Verrell Bramasta Pilih Febby Rastanty Ketimbang Natasha Wilona & Aurel, Nikita Mirzani?

21 Contoh Kalimat Puitis untuk Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Kirimkan untuk Orang Terkasih

Ia akhirnya dilumpuhkan polisi dengan menembak bagian kakinya hingga roboh dan kepala pelaku membentur lantai cor dak.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Jumat (27/12/2019) mengungkapkan, awalnya ada seorang pelapor yang bekerja di salah satu toko di bilangan Jalan Halmahera mendengar suara orang tengah berjalan di atas atap.

Selain itu terdengar teriakan warga, tersangka tengah berlari di atap dan dikejar oleh warga sekitar.

Selanjutnya tersangka menyebrang ke Jalam Banda, naik ke salah satu Ruko milik warga.

Ddia membawa 2 bilah benda tajam menyerupai tombak yang belakangan diketahui benda tersebut merupakan besi panjang yang biasa terpasang di atap sebagai penangkal petir.

“Saat tiba di TKP, Kapolsek berusaha berdialog dan bernegosiasi dengan tersangka dan memintanya untuk turun dan menyerahkan diri, namun tidak direspon, dia bahkan mengacungkan benda tajam yang di pegangnya ke arah Kapolsek sambil melempar sesuatu dan setelah dicek benda tersebut berupa uang kertas,” ujar Kapolresta.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved