Saraba Kawa

Lanjutkan Program Internet Gratis ke Desa, Tabalong Dapat Bantuan Pembangunan BTS di Area Blank Spot

Lanjutkan Program Internet Gratis ke Desa, Kabupaten Tabalong Dapat Bantuan Pembangunan BTS di Area Blank Spot

Lanjutkan Program Internet Gratis ke Desa, Tabalong Dapat Bantuan Pembangunan BTS di Area Blank Spot
Diskominfo Tabalong
Tim teknis Kominfo Tabalong melakukan Pemasangan Pemancar di Desa yang masih belum memiliki jaringan internet. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kabupaten Tabalong sempat mendapat bantuan untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di desa yang masih belum memiliki jaringan telepon sama sekali.

Bantuan dari Pemerintah Pusat ini bekerjasama dengan salah satu provider. Dan terbukti sangat membatu warga yang tinggal di desa tanpa adanya signal telepon.

Mengingat saat ini telepon merupakan alat telekomunikasi yang sudah digunakan oleh sebagian besar orang.

Kasi E-Goverment Dinas Kominfo M Zainani mengatakan, BTS telah dipasang di Desa Kumap dan Salikung Kecamatan Muara Uya, Desa Purui Kecamatan Jaro, Desa Binjai, Panaan, Hegarmana dan Dambung Kecamatan Bintang Ara.

"Jaringan telepon ini sangat membantu masyarakat, dalam segala hal baik pendidikan, kesehatan dan ekonomi," ungkapnya.

Pembangunan BTS pada area blank spot ini dilanjutkan dengan program smart village yang rencananya akan dilanjutkan pada 2020 nanti.

Smart village yang memberikan layanan internet ke desa secara gratis.

Pemberian bantuan ini dikhususkan untuk desa yang masih belum terjadap jaringan internet, pihak desa mengajukan permohonan pemasangan penangkap jaringan. Dengan menyiapkan tiang yang menggunakan dana desa.

Tiang yang telah dipasang oleh pihak desa ini akan dipasang alat penangkap signal oleh Diskominfo Tabalong.

Jaringan yang digunakan menggunakan radio. Sebelum dilakukan pemasangan terlebih dulu melakukan peninjauan langsung.

Desa yang sudah mendapatkan bantuan program smart village adalah Desa Santuun, Pasar Panas, Manduin, Murung Karangan, Mantuil, Harus, Masukai, Lokbatu dan Masingai. Pusat internet ini dipasang di layanan seperti kantor desa, sekolah, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Puskesmas.

“16 Puskesmas telah terhubung internet, dan 24 ruang terbuka hijau yang telah terdapat internet gratis. Untuk di RTH dibatasi hingga pukul 21.00 Wita dan terbatas situsnya untuk menghindari membuka situs dan konten terlarang,” ujarnya.

Rahmani, Kepala Desa Harus mengatakan aparat desa sangat bersyukur dan sangat terbantu dengan adanya internet gratis yang dipasang di desanya.

Terlebih untuk menunjang kegiatan aparat desa, misalnya biasanya laporan yang disampaikan ke BPMPD dalam bentuk berkas cetak dan mengantar langsung ke Kantor BPMPD yang letaknya sekitar 20 kilometer dari Harus.

“Dengan adanya internet kami bisa mengirim laporan dalam bentuk file melalui email, dan ini lebih efisien menghemat waktu dan tenaga serta biaya,” ujarnya.

Dan program ini akan dilanjutkan, untuk mendukung Smart City Tabalong. (aol/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved