Breaking News:

Berita Regional

Mantan Kades di Sleman Diamankan, Dalangi Tambang Pasir Ilegal di Lereng Merapi

RH (60) seorang mantan kepala desa di Kabupaten Sleman diamankan anggota Diteskrimsus Polda DI Yogyakarta.

Editor: Hari Widodo
(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Tersangka Kasus Penambangan di DIY Saat Jumpa Pers di Mapolda DIY Jumat (27/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA -  RH (60) seorang mantan kepala desa di Kabupaten Sleman diamankan anggota Diteskrimsus Polda DI Yogyakarta.

RH diduga telah melakukan aktivitas penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Direktur Ditreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Y Toni Surya Putra mengatakan, RH berperan sebagai pemilik tambang pasir dan karyawannya yakni SWJ (47) dan DRD (47).

"Beliau itu sekarang sudah mantan kades yang perannya pendana dan mengendalikan tambang," katanya, Jumat (27/12/2019).

Gegara Sengketa Tanah, Mantan Kades Bacok Kades dan Warga, 1 Orang Tewas Terluka

BNNP Kalsel Razia Lagi THM di Banjarmasin, Pengunjung Dicurigai Langsung Dites Urine

Cegah Hipertensi, 5 Makanan Sehat Ini Atasi Tekanan Darah Tinggi

Rahasia Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dipergoki Rafathar, Merry & Lala Terlibat

Dia menjelaskan, ketiga pelaku ditangkap 5 Desember 2019, setelah melakukan penambangan dilahan pribadi sejak 13 November.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua ekskavator dan dump truk, serta uang tunai sebesar Rp 97 juta.

"Ketiga tersangka sudah kami tahan," ujarnya.

Menurut Toni, perbuatan penambangan ilegal yang dilakukan para pelaku bisa merusak lingkungan.

Rahasia Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dipergoki Rafathar, Merry & Lala Terlibat

Ketakutan Baim Wong Saat Anak Paula Verhoeven Lahir, Ekspresi Tegang Teman Raffi Ahmad Disorot

Setya Novanto Sakit, Terpidana Kasus Korupsi e-KTP Dirawat di RSPAD

Karena itu, kata dia, dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk mencegah pelaku penambangan ilegal beraksi di Yogyakarta.

"Masyarakat bisa menanyakan izin atau menambang dengan menggunakan alat berat atau tidak," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 UU RI No.4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan hukuman penjara 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tambang Pasir Ilegal di Lereng Gunung Merapi, Mantan Kades Ditangkap"
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved