Berita Banjarmasin

Dapat Anggaran Rp 38 Miliar di 2020, Begini Cara Dispersip Kalsel Genjot Minat Baca Masyarakat

Perhatian Pemerintah dan Legislatif Provinsi Kalsel terhadap minat baca dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui literasi bacaan terbukti

Dapat Anggaran Rp 38 Miliar di 2020, Begini Cara Dispersip Kalsel Genjot Minat Baca Masyarakat
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Suasana Dispersip Palnam saat dikunjungi Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perhatian Pemerintah dan Legislatif Provinsi Kalsel terhadap minat baca dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui literasi bacaan terbukti besar.

Pasalnya, untuk Tahun 2020, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel mendapatkan restu aliran dana anggaran sebesar kurang lebih Rp 38 miliar.

Menurut Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Hj Nurliani Dardie pihaknya akan langsung tancap gas manfaatkan anggaran tersebut untuk genjot minat baca masyarakat di Banua.

Salah satunya dengan mendatangkan tokoh-tokoh kenamaan di bidang literasi.

LINK TVRI - Live Streaming TV Online Mola TV Arsenal vs Chelsea, Big Match Derby London Liga Inggris

Kabar Gembira, Tarif Listrik 900 VA Batal Naik, Dwi Suryo: PLN Tetap Maksimal Diperayaan Tahun Baru

Deretan Kata Mutiara & Pantun untuk Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Juga Ada Berbahasa Inggris

Sederet agenda sudah dijadwalkan di Tahun 2020, dimana pada 11 Januari 2020 rencananya Dispersip Provinsi Kalsel akan datangkan aktris dan penulis buku anak, Marcella Simon, 5 Pebruari motivator dan budayawan, Prie GS, 10 Maret, sastrawan, pimpinan pesantren, novelis dan penceramah, Habiburrahman El Shirazy dan banyak lagi.

Namun tak hanya di Dispersip dan Perpusda Palnam, tokoh-tokoh bidang literasi tersebut juga akan diajak Roadshow ke berbagai Kabupaten/Kota untuk genjot minat baca hingga ke berbagai lokasi di Banua.

"Selanjutnya ditunggu saja kejutan-kejutan yang akan diselenggarakan di Dispersip Perpusda Palnam," kata Hj Nurliani.

Strategi ini diyakini Hj Nurliani dapat efektif mengenalkan dan mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk datang dan gemar berkunjung ke Perpusda Palnam dan berujung menggenjot minat baca.

Pasalnya, minat baca menurutnya penting untuk tingkatkan kualitas hidup dan rata-rata kemampuan SDM di masyarakat.

"Bagaimana kalau mau mengembangkan SDM tapi masyarakat malas membaca itu tidak masuk akal," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved