Opini

Lain Padang

“PUTUSAN Mahkamah Agung (MA) seharusnya memiliki efek untuk kepentingan umum dan memberikan kontribusi pada pengembangan hukum”

Lain Padang
dokbpost
H Pramono BS

Oleh: Pramono BS

BANJARMASINPOST.CO.ID - “PUTUSAN Mahkamah Agung (MA) seharusnya memiliki efek untuk kepentingan umum dan memberikan kontribusi pada pengembangan hukum”, demikian petikan pendapat Ketua MA Belanda Maarten Feteris ketika jadi pembicara pada seminar internasional bertajuk “Menjaga Keseragaman dan Konsistensi Putusan Pengadilan Melalui Yurisprudensi” di Universitas Indonesia, Jakarta (Hukum Online.Com).

Peristiwa ini terjadi setahun yang lalu (5/12/2018), tapi masih aktual di Indonesia.

Ia memberi contoh MA Belanda pernah memutus perkara pencurian dalam permainan online (game online).

Padahal dalam KUHP Belanda saat itu pencurian dalam wilayah internet belum ada aturannya.

Dalam putusannya MA memberi rumusan dan prinsip yang harus dipertimbangkan hakim pengadilan di bawahnya ketika mengadili kasus yang sama.

Wajah Bayi Baim Wong & Paula Bikin Rafathar Bereaksi, Putra Raffi Ahmad & Nagita Slavina Soroti Ini

Si Palui : Kursi Dewan

Pria Diduga Driver Taksi Online Tewas, Ada Luka Tembak di Tubuh

Viral, Video Dua Bus Terbakar di Gerbang Tol Kalikang Semarang, Begini Kronologisnya

Ini namanya pengembangan hukum yang kini menjadi yurisprudensi (putusan tetap dari pengadilan tertinggi) di sana.

Pertanyaannya, bagaimana dengan Indonesia. Kita bukan sibuk mencari yurisprudensi sebagai bahan rujukan tapi malah membuat kehebohan yang banyak disorot karena pengurangan hukuman khususnya pada kasus-kasus korupsi.

Kalau kasus korupsi butuh putusan tetap MA (yurisprudensi) sebagai rujukan, hakim Artijo Alkostar sudah banyak meninggalkan jejak.

Tapi setelah Artijo pensiun putusan hakim bukan merujuk pada putusan Artijo, tapi justru sebaliknya. Artijo terkenal selalu menjatuhkan putusan yang berat pada koruptor, hakim MA sekarang justru mengurangi, jadi bertolak belakang.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved