Berita Banjar

Beberkan Kasus 2019, Kapolres AKBP Andri Ungkap Temuan Mayat di Kabupaten Banjar Meningkat

Kasus temuan mayat di wilayah hukum Polres Banjar sepanjang tahun 2019 meningkat sebanyak 8 kasus.

Beberkan Kasus 2019, Kapolres AKBP Andri Ungkap Temuan Mayat di Kabupaten Banjar Meningkat
(banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)
Data kasus temuan mayat ini disampaikan Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo SIK MH saat pers rilis akhir tahun, Senin (30/12/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kasus temuan mayat di wilayah hukum Polres Banjar sepanjang tahun 2019 meningkat sebanyak 8 kasus.

Pada tahun 2018 ada dua kasus, sementara pada tahun 2019 ini meningkat ada 10 kasus temuan mayat.

Data kasus temuan mayat ini disampaikan Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo SIK MH saat pers rilis akhir tahun, Senin (30/12/2019).

"Penemuan mayat meningkat, 10 kasus di tahun 2019 ini untuk temuan mayat. Terakhir di Martapura kota , mayat mengapung di sungai, ternyata tenggelam saat mau buang air akibat kecebur," ucap AKBP Andri didampingi Wakapolres Kompol Handoyo, Kabag Ops Kompol Syaiful dan juga jajaran pejabat utama Polres Banjar.

Respon Maia Estianty Soal Kebebasan Ahmad Dhani, Maia Titip Ini ke Suami Mulan Jameela

Disukai Pengguna Gadget, Ini Harga Xiaomi Redmi di Akhir Tahun 2019, Redmi 7A Rp 1,1 Juta

Motif Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online Diungkap, Iwan Akui Ada Dendam Pribadi

Sinopsis Train To Busan & Live Streaming Trans 7 Malam Ini, Film Zombie Korea Dibintangi Gong Yoo

Imbau Gelar Zikir

AKBP Andri juga berpesan saat mal tahun baru agar dirayakan dengan kegiatan berdzikir di tempat ibadah, tidak ada aktivitas kebut-kebutan kendaraan apalagi balapan liar, mabukan, dan kegiatan lain yang dapat ganggu kenyamanan keamanan masyarakat.

"Saya berpesan dalam menyambut tahun baru, agar warga tidak memaksakan diri untuk berhura-hura, kebut-kebutan atau kegiatan negatif lainnya. Alangkah lebih baik jika disambut dengan acara dzikir atau salawatan, sehingga bisa membantu petugas menjaga kamtibmas. Di Martapura tidak ada hiburan hanya bersalawat," katanya.

Didampingi Kasat Resnarkoba Polres Banjar AKP Purnoto mengatakan Kabupaten Banjar juga rawan narkoba karena beberapa kecamatan seperti Gambut, Sei Tabuk dan Kertak Hanyar berbatasan langsung dengan Banjarmasin.

Naiknya penanganan narkoba di tahun ini sebanyak 167 kasus, dibanding 2018 yang sekitar 121 kasus berkat giat dari Sat Narkoba yang lebih intens melakukan lidik dan juga penangkapan para pengedar.

"Naik ini bukan berarti diam, justru kegiatan kita ekstra kita lebihkan jadi tangkapan meningkat naik 38 kasus," ucap AKBP Andri.

Halaman
123
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved