Berita Batola

Jumpa Pers Hari Jadi ke-60 Batola, Marabahan Bakal Ditata Jadi Kota Cantik, Tapi

Pemkab Batola akan menata kota melalui perencanaan jangka pendek 5 tahun, serta jangka panjang 20 tahun. Namun penataan itu tidak mengubah

Jumpa Pers Hari Jadi ke-60 Batola, Marabahan Bakal Ditata Jadi Kota Cantik, Tapi
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
JUMPA pers dalam rangka hari jadi ke-60 Kabupaten Batola 2020, Senin (30/12/19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola akan menata kota melalui perencanaan jangka pendek 5 tahun, serta jangka panjang 20 tahun. Namun penataan itu tidak mengubah karakteristik Marabahan sebagai kawasan yang berada di pinggir sungai.

“Dalam program jangka pendek, proyek yang dikebut adalah penyempurnaan Bundaran Rumpiang dan pembuatan gerbang selamat datang,” kata Bupati Batola Hj Normiliyani kepada awak media, dalam jumpa pers dalam rangka hari jadi ke-60 Kabupaten Batola 2020, Senin (30/12/19).

Menurut Normiliyani, penataan kota juga seperti pembuatan jalan koridor dari Rumpiang ke Marabahan, kawasan kuliner, serta penataan Simpang Empat Marabahan yang mempertemukan Jalan Veteran, AES Nasution dan Ahmad Yani.

Pemkab Batola, sambungnya, juga merencanakan Bundaran Rumpiang diperbesar, demikian pula jalan sekitar. Di bundaran tersebut, dipasang dua huruf M dengan telabang di kiri dan kanan. Tepat di bawah huruf M, terdapat anak panah yang menunjuk ke Jembatan Rumpiang.

Tabiat Asli Iis Dahlia Dibongkar Tetangga Setelah Rumah sang Penyanyi Dangdut Diserbu Driver Ojol

Rahasia Aurel Hermansyah Dibongkar Ashanty ke Atta Halilintar, Bukti Restu Istri Anang Hermansyah?

3 Warga Tabalong Ini Pernah Jatuh Beserta Sepeda Motornya ke Sungai saat Jembatan Gantung Putus

Dijelaskannya. Untuk Simpang Empat Marabahan juga diperlebar, lengkap dengan trotoar. Pelebaran ini mengharuskan pembebasan lahan, mengingat terdapat beberapa toko yang berada di sekitar perempatan tersebut.

Lebih lanjut bupati menyatakan sesuai dengan karakteristik Marabahan, area kuliner ditempatkan di sepanjang siring atau Ulek Marabahan sekarang. Sepanjang tempat itu juga dilengkapi tempat duduk.

Dijelaskanya, dalam program penataan jangka panjang, terdapat tiga fokus utama. Diawali dengan penataan sistem jaringan jalan lingkar kota, kompleks perkantoran dan pembuatan Ruang Terbuka Publik (RTH) yang dinamai The Gate of Marabahan. The Gate of Marabahan sebenarnya adalah Kantor Bupati yang dibangun di dekat kompleks perkantoran sekarang.

“Disebut gate lantaran berbentuk seperti gerbang The Gate of Marabahan dikelilingi RTH, lengkap dengan sejumlah fasilitas olahraga indoor,” katanya.

Dipaparkannya, tempat ini juga sekaligus menjadi landmark Marabahan. Kemudian penataan sistem jaringan jalan lingkar kota adalah pembuatan tiga jalan baru menuju kompleks perkantoran. Ketiga jalan tersebut bermuara dari Jembatan Rumpiang. Jalan-jalan itu sekaligus mempermudah akses menuju kompleks perkantoran, terutama dari Jembatan Rumpiang. Untuk akses-akses ke wilayah lain di sekitar jalan juga terbuka.

“Terlebih jembatan yang menghubungkan Batola dengan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah, sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved