Berita Banjar

Tutup Tahun 2019, Ini Ragam Inovasi Layanan Publik dan Capaian Kejari Banjar

Tahun 2019 segera berakhir. Beragam problematika bidang hukum di Kabupaten Banjar telah tertuntaskan.

Tutup Tahun 2019, Ini Ragam Inovasi Layanan Publik dan Capaian Kejari Banjar
istimewa/andi akbar
Kajari Banjar Muji Murtopo (tengah) berpose dengan jajarannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tahun 2019 segera berakhir. Beragam problematika bidang hukum di Kabupaten Banjar telah tertuntaskan, seperti halnya yang telah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar di bawah kepemimpinan Muji Martopo SH MHum.

Selama kurun waktu 2019 beberapa capaian prestasi pun telah berhasil digenggam. Inovasi pelayanan publik juga terus digelindingkan.

Dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Selasa (31/12/2019), Kajari Kabupaten Banjar Muji Martopo menuturkan pada bidang tindak pidana umum (pidum) selama tahun 2019 telah menerima SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) sebanyak 414 perkara.

Telah dilimpahkan untuk penuntutan sebanyak 394 perkara. Kemudian yang dieksekusi berdasar putusan Pengadilan sebanyak 402 perkara dan 40 perkara dalam upaya hukum.

Pergoki Betrand Peto Lakukan Ini di Jendela Bus, Jordi Bertindak pada Putra Ruben Onsu & Sarwendah

Sampah Bisa Disulap Jadi Briket dan Produk Kecantikan, Nenden Pasok Lulur ke Sejumlah Salon

Kejagung Mulai Periksa Saksi Kasus Jiwasraya, 10 Orang Ini Masuk Daftar Cegah

Bisa Terbang 30 Jam Tanpa Awak, Kecepatan Pesawat Ciptaan PT Dirgantara Ini Bisa 235 Km Per Jam

"Itu ada yang banding dan ada pula yang kasasi. Perkara pidum selama tahun 2019 didominasi perkara narkotika," papar Muji.

Pada bidang pidana khusus (pidsus), jelasnya, telah dilakukan penyelidikan sebanyak tiga perkara. Dua perkara diantaranya telah ditingaktkan ke tahap penyidika.

"Sedangkan untuk penuntutan sebanyak delapan perkara yang sebagian merupakan limpahan perkara dari Kejati Kalsel dan Polres Banjar serta untuk eksekusi sebanyak dua perkara," sebutnya.

Lebih lanjut Muji menuturkan selama 2019 semua bidang melakukan inovasi pelayanan. Pada Bidang Tindak Pidum misalnya, ada pelayanan online untuk bezuk tahanan. Juga terus dilakukan tilang keliling.

Kemudian pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) ada program Halo JPN. Telah menorehkan prestasi yang tugasnya mewakili pemerintah daerah selaku Jaksa Pengacara Negara.

"Tahun 2019 bidang Datun telah melakukan penandatanganan MOU sebanyak empat instansi yang ditindaklanjuti dengan SKK Litigasi yakni delapan perkara, Non Litigasi 12 SKK, pelayanan hukum 12 dan pemulihan keuangan negara sebanyak Rp.809.707.772," sebut Muji.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved