Breaking News:

Tahun Baru 2020

Berkah Pedagang di Sepanjang Pantai Pagatan Saat Libur Tahun Baru

Mengisi hari libur tahun baru 2020, sejumlah tempat destinasi khususnya wisata pantai di Kabupaten Tanahbumbu diserbu pengunjung.

Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Warga menikmati suasana pantai Pagatan, mengisi waktu libur tahun baru, Rabu (1/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Mengisi hari libur tahun baru 2020, sejumlah tempat destinasi khususnya wisata pantai di Kabupaten Tanahbumbu diserbu pengunjung. Suasana momentum tahunan tidak hanya dinikmati pengunjung, namun juga menjadi berkah bagi pedagang lokal.

Pantauan di lapangan, ratusan pengunjung selain memadati Pantai Pagatan biasa dijadikan sebagai lokasi puncak pelaksanaan mappanretasi.

Pengunjung mayoritas dari masyarakat lokal Tabahbumbu, juga menikmati suasana liburnya dengan bersantai di lokasi Siring Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.

Di lokasi Siring Pagatan persis berada di pinggir jalan Trans Kalsel, juga banyak pengendara yang menyempatkan waktunya untuk mampir. Sekadar menikmati suasana pantai sambil menikmati beragam kuliner. Mulai dari cilok (pentol), es kelapa dan jajanan lainnya.

Selawat Bergema di Serambi Mekkah Menyambut 2020

Sulaiman, warga Tanahbumbu, mengakui, menjadi kebiasaan setiap hari libur besar, masyarakat mengisi waktu mereka bersantai di Pantai Pagatan.

"Kalau aku sih, dari pada bengong di rumah, lebih baik ke pantai," ujar Sulaiman kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (1/1/2020).

Menurut dia, datang ke pantai walau tidak ada acara khusus, hanya sekadar bersantai dengan keluarga. Namun itu membuatnya bisa lebih fresh.

"Ya tujuannya cuma itu sih. Selain pandangan jadi lebih segar. Sebab kalau jalan-jalan ke pantai kan banyak yang bisa dilihat, beragamlah," terangnya.

Sementara itu, seorang pedagang kuliner Pantai Pagatan, Narni, mengakui setiap musim libur hari besar. Termasuk tahun baru banyak pengunjung yang datang untuk berwisata.

Menurut Narni, dengan hari libur seperti sekarang ini sekaligus menjadikan berkah baginya. Bahkan pedagang-pedagang lainnya.

"Bila hari-hari biasa buka jualan sore sampainl habis magrib. Hari ini (tahun baru) buka dari pagi," jelas Narni, salah-satu penjual cilok.

Alhasil daru dagangan dijualnya pun memberikan keuntungan lebih. Hari biasa Narni hanya mendapat keuntungan bersih Rp 50.000. "Sekarang tiga sampai empat kali empat. Alhamdulillah berkah," jelasnya.

Terpisah, Sri, salah seorang pengunjung lainnya, mengatakan, tidak kecuali pantai Pagatan. Setiap hari libur besat lokasi-lokasi wisata ramai didatangi pengunjung.

Namun sangat disayangkan, khususnya di lokasi pantai Pagatan, kondisi kebersihannya yang kurang terjaga. Sampah kebanyakan dari bekas sisa makanan baru dibersihkan setelah pengunjung sepi.

Terlebih masih kurangnya kesadaran pengunjung, membuang bungkus sisa makanan tanpa memasukannya ke tempat sampah.

"Memang harus ada kesadaran pengunjung. Selain tempat-tempat sampah juga harus diperbanyak," pungkasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved