NEWSVIDEO

NEWSVIDEO: Kebun & Rumah Petani di Kurnia Banjarbaru Terendam Air, Drainase Tertutup Proyek Jalan?

NEWSVIDEO: Drainase Ditutup Proyek Pelebaran Jalan, Petani di Jalan Kurnia Banjarbaru Merugi, Kebun & Rumah Terendam Air..

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelaksanaan proyek pelebaran Jalan di wilayah Kelurahan Landasan Ulin Utara Banjarbaru, yang menutup saluran drainase menyebabkan sejumlah rumah warga dan kebun terendam air.

Setidaknya ada lima sampai tujuh buah rumah warga yang terendam akibat saluran drainase yang dulunya ada, kini sudah berubah menjadi jalan.

"Tadinya kan sebelum jalan dilebarkan ini sisinya ada parit. Eh setelah ada pelebaran jalan ini tidak ada, sehingga air menggenang," kata Mbah Ponen (65) Warga Jalan Kurnia, Rt 5 Rw 3 Kelurahan Landasan Ulin Utara Banjarbaru, Rabu (1/1/2020).

Padahal, sambung Mbah Ponen, dulu kepada pelaksana proyek yang akan melaksanakan proyek pelebaran jalan, sudah ada perjanjian bahwa akan dibuatkan parit.

Puluhan Rumah di Cempaka Banjarbaru Terendam

Video Joget Nungging Ayu Ting Ting di Depan Pejabat Disebar Umi Kalsum Saat Ramai Soal Didi Riyadi

Janggalnya Sikap Ariel NOAH Saat Manggung di Pantai Ancol, Takut Bencana Ifan Seventeen Terulang?

Sosok Sri Wahyuni, Calon Menantu Cristiano Ronaldo, Cek Foto Penampakan Gadis yang Dilamar Martunis

"Ternyata tidak. Ya, akhirnya air pun meluap jadinya sampai ke rumah," kesalnya.

Hal yang lebih mengenaskan lagi dialami Maryono (41). Sekitar setengah hektar kebun yang baru digarapnya kini terpendam air. Padahal Ia sudah menebar ribuan bibit timun. Karena terpendam air, harapannya untuk memetik hasil pun kini sirna.

"Kalau seperti ini siapa yang tanggung jawab?," tanyanya.

Bukan hanya kebun, rumah tempatnya tinggal juga terendam air. Ia pun kini harus mengungsi bersama isteri dan anak bayinya yang baru lahir tiga hari lalu.

"Saya ngungsi ke tetangga depan rumah. Saya pilih ngungsi karena saya punya anak bayi baru tiga hari. Ini baru semalam hujan. Kalau hujannya tak berhenti dalam sehari mungkin rumah tempat saya mengungsi ini juga bisa ikut terendam," kata dia.

Baik Mbah Ponen dan Maryoto keduanya sangat berharap pemerintah atau pelaksana proyek pelebaran jalan di Jalan Kurnia harus memperhatikan warga. Jangan sampai genangan air ini terus terjadi dan mengakibatkan lebih luas lagi rumah warga yang terpendam.

"Harapannya pemerintah memperhatikan dan segera mungkin pihak kontraktor atau pemerintah bisa membuat parit yang ideal sehingga air tak lagi mengenang dan bisa mengalir. Saya minta secepatnya pembuangan air supaya dikembalikan seperti semula kasihan kami tidak bisa berkebun padahal hasil kebun yang kami makan, " kata Maryono.

Dari plang proyek pelebaran jalan tersebut diketahui milik Pemprov bidang PUPR Kalsel, dengan paket peningkatan pembangunan Jalan Kasturi akses Bandara -Jalan Lingkar Utara-Banjarbaru (Lanjutan).

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bina Marga Yasin Toyib menjelaskan bahwa akan menjadi masukan dan cacatan kami.

"Ya, nanti akan dilihat. Dan akan menjadi catatan 2020 untuk itu," kata Yasin Toyib singkat.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved