Breaking News:

Penghapusan USBN Jenjang SD

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Segera Mengundang Kepala Sekolah Sosialisasikan Penghapusan USBN

Sedangkan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akan segera melakukan sosialiasi rencana penghapusan ujian nasional berstandar nasional (USBN)

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Kamis (2/1/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedangkan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akan segera melakukan sosialiasi rencana penghapusan ujian nasional berstandar nasional (USBN) pada jenjang SD pada awal Januari 2020.

Dalam waktu dekat, semua kepala sekolah (kepsek) di kota ini akan diundang untuk disosialisasikan penghapusan USBN tersebut.

“Kita akan segera mengundang semua kepala SDN untuk disosialiasikan penghapusan USBN. Bagi sekolah yang sudah siap, maka USBN akan dihapuskan,” kata Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, M Yusri Zani.

Menurut Yusri, penghapusan USBN ini masih ada dengan catatan bagi yang sekolah yang sudah siap.

Bagi sekolah yang belum siap dihapus USBN ini, maka akan didiskusikan.

Sambut Gembira Rencana Penghapusan USBN Jenjang SD, Disdik Batola Sebut Alasan ini

Perempuan Dibenci Nagita Slavina Saat Istri Raffi Ahmad Itu Hamil, Bukan Ayu Ting Ting & Yuni Shara!

Begini Tantangan yang Dialami Relawan Asal Banjarmasin saat Gempa Lombok Tahun 2018

Penghapusan USBN ini ada di penjelasan dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (permendikbud) No 34 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan nasional dan ujian nasional.

“Ya dalam penjelasan permendikbud tersebut dijelaskan tentang penghapusan USBN,” katanya.

Menurutnya, untuk mengukur kemampuan siswa pasca USBN dihapuskan, maka sekolah bisa bisa melakukan penugasan ke siswa, portofolio, karakter siswa dan tes.

Empat poin tersebut akan digabung untuk menjadi penilaian sekolah.

“Sebelum penghapusan USBN, maka akan dilakukan rapat dengan semua kepala SDN. Nanti akan kita lihat mana sekolah yang siap, mana sekolah yang belum siap,” katanya.

Menurutnya, dampak dari rencana penghapusan USBN ini tentu belum kelihatan.

Dari informasi yang dihimpun di dinas pendidikan, saat ini masih ada sekolah jenjang SD yang setuju dan tidak setuju soal rencana penghapusan USBN ini.

“Kita akui rencana penghapusan USBN ini masih pro dan kontra,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved