Berita Banjarbaru

Resmi Dioperasikan Kembali, Sampah dari Banjarmasin Mulai Masuk TPA Regional, Sementara Digratiskan

Setelah disimulasikan, secara resmi Tempat penampungan akhir (TPA) Regional Banjarbakula mulai dioperasikan kembali.

Resmi Dioperasikan Kembali, Sampah dari Banjarmasin Mulai Masuk TPA Regional, Sementara Digratiskan
istimewa/humas TPA Regional
Setelah disimulasikan, secara resmi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru mulai dioperasikan kembali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah disimulasikan, secara resmi Tempat Pembuangan akhir (TPA) Regional Banjarbakula mulai dioperasikan kembali.

Namun dalam pengoprasionalan kembali TPA ini masih diberikan gratis.

"Kami masih gratiskan sementara waktu," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Benny Rahmadi, Kamis (2/1/2019).

Jika dikesepakatan awal bagi kabupaten/kota yang mengirimkan sampah ke TPA Regional dikenakan biaya. Mengacu perjanjian awal dengan kabupaten dan kota biaya yang dibayarkan nilainya sangat murah, yakni Rp68.350 per ton.

"untuk saat ini layanan TPA masih digratiskan, sebab dasar hukum untuk menarik retribusi tersebut belum ada, baik Peraturan Gubernur maupun Peraturan Daerah," tandasnya lagi.

Tim Damkar Martapura Timur Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Simpangempat

Tahun Baru 2020, Permintaan Smartpohe Baru di Banjarmasin Melonjak

Kesalahan Nikita Mirzani Colek Anies Baswedan Saat Banjir Jakarta, Alasan Teman Billy Syahputra?

Amat Bingung Tak Bisa Pulang, Perahu yang Ditumpanginya Tak Bisa Menerobos Sampah Sungai Martapura

Dijelaskan Benny, dalam pengoprasionalan kembali sarana dan prasarana penunjang operasional sudah disiapkan, sehingga kabupaten/kota yang tergabung dalam program Banjarbakula bisa menggunakan TPA tersebut untuk menangani persampahan.

Alat untuk pengoperasian TPA juga sudah lengkap. Dua buah excavator, 1 loader, dan 1 dozer siap menimbun sampah kiriman dari, Banjarmasin, Banjarbaru, Batola, Banjar, dan Tanah Laut.

"Kalau dalam ujicoba kemarin masih Tala dan Banjarbaru sampah yang masuk, kini sudah masuk sampah dari Banjarmasin dan daerah Banjarbakula," kata dia.

Dijelaskan Benny, Kapasitas TPA Regional 275 ton perhari, yang dikirimkan ke TPA Regional adalah sampah sisa yang tidak bisa diolah oleh pihak kabupaten dan kota.

Luas lahan TPA Regional ini mencapai 17 hektare. Pemprov sendiri bercita-cita luas lahannya bisa mencapai 50 hektare.

TPA Regional tidak hanya menampung sampah kiriman saja, tetapi di atas lahan tersebut nantinya ada incenerator yang saat ini banyak belum dimiliki oleh pihak rumah sakit di Kalsel.

NEWSVIDEO : Objek Wisata Patung Ikan Jelawat Sampit Makin Ramai Dikunjungi

Tikam Warga Maburai Murung Pudak hingga Tewas, Pria Ini Akui Tusuk Korban Dua Kali

Sebal Putri Ahok ke Veronica Tan Diungkap Saat Detik-detik Kelahiran Anak BTP dan Puput Nastiti Devi

Sekarang, selain hanya menampung dan menimbun sampah bekas dari kabupaten dan kota, TPA Regional Banjarbakula dijadikan pilot proyek oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengolah limbah oli bekas menjadi bahan bakar.

“Sudah ada, tinggal penyelesaian saja lagi,” tandasnya.

Truk pengangkut sampah melalui jembatan timbang di TPA Regional Banjar Bakula
Truk pengangkut sampah melalui jembatan timbang di TPA Regional Banjar Bakula (istimewa/humas tpa regional)

Salah satu warga, Ahmad Syaihu mengaku dengan kembali operasionalnya TPA Regional ini pasti akan membawa manfaat.

"Ya tentu kan sampai di Banjarbaru dan sekitarnya makin tertampung dengan baik," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved