Sampah Sumbat Sungai Martapura
Sampah Sumbat Sungai Martapura, Dua Turis Kanada Batal Wisata ini
Ada pemandangan yang menarik seiring penanganan tumpukan sampah sungai di bawah Jembatan Antasari, Kota Banjarmasin, Kalsel, Kamis (2/1/2020).
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada pemandangan yang menarik seiring penanganan tumpukan sampah sungai di bawah Jembatan Antasari, Kota Banjarmasin, Kalsel, Kamis (2/1/2020).
Selain menyedot perhatian masyarakat lokal, penanganan sampah eceng gondok di Sungai Martapura juga menarik perhatian dua turis asing.
Mereka adalah Peter dan Siren, turis asal Kanada.
Tidak sekedar memperhatikan, kehadiran dua bule yang didampingi seorang guidenya itu sebetulnya ingin menikmati wisata sungai.
• Nekatnya Sule Bilang Rindu pada Baby Shima Bikin Andre Taulany Begini, Ayah Rizky Febian Mau Nikah?
• Lubang Bawah Jembatan Sempat Terbuka, Kini Tertutup Lagi akibat Tumpukan Sampah Semakin Bertambah
• Mau Kawin Lagi? Ashanty Ancam Anang Saat Bicara Soal Resolusi 2020, Ayah Aurel Hermansyah: Diizinin
Namun sayang, niat kedua bule tersebut batal.
Perahu yang ingin ditumpanginya menyusuri sungai Martapura, Kota Banjarmasin, tidak bisa jalan.
Hal itu tidak lain dikarenakan akses susur sungai di Sungai Martapura tepatnya di bawah Jembatan Antasari tertutup oleh tumpukan eceng gondok disertai sampah.
"Iya tadinya mau susur sungai. Cuma karena akses kelotok tertutup sampah, terpaksa batal," jelas guide dua bule asal Kanada itu, Fathahillah.
Ia juga menambahkan, meskipun gagal dua turis tersebut menyatakan tidak kecewa.
Justru ia menganggapnya sebagai pengalaman baru.
"Iya, saya tidak kecewa. Justru ini hal yang baru kami temukan," ujar seorang bule itu melalui seorang guidenya.
(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/warga-lokal-dan-asin-sihannya-di-bawah-jembatan-antasari-kota-banjarmasin-kalsel.jpg)