Berita Tapin

Sampah Sungai Tapin Tertahan di Jembatan Banua Halat Kiri

Sampah di Sungai Tapin tertahan di jembatan besi Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan

BANJARMASIN POSTGROUP.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Personel BPBD Tapin menyingkirkian tumpukan sampah di jembatan Jalan Pahlawan, Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kamis (2/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sampah di Sungai Tapin tertahan di jembatan besi Desa Banua Halat
Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (2/1/2020).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tapin, H Akhmad Sopyan, mengatakan, pihaknya segera menyingkirkan sampah yang menumpuk di jembatan itu. Hal serupa telah dilakukan sebelumnya di jembatna kayu ulin di Kelurahan Rangda Malingkung.

Kondisi jembatan besi yang rendah di Desa Banua Halat tersebut, katnaya, membuat sisa sampah menjadi tertahan.

"Kami menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin untuk mengangkut sampahnya," katanya.

Ayah Ayu Ting Ting Buka Suara Soal Didi Riyadi Pasca Bilqis Ingin Papa Baru, Abdul Rozak: Doain Aja

Disebut-sebut Jadi Korban Begal, Ternyata Begini Ceritanya yang Dialami Warga Kabupaten Banjar Ini

Kegiatan pembersihan sampah di Desa Banua Halat Kiri itu, juga melibatkan aparat desa Banua Halat Kiri. Kepala Desa Banua Halat Kiri, Farid Wajidi, bahkan harus melepas seragamnya, bercebur di Sungai Tapin, memunguti
sampah.

Ditambahkan H Akhmad Sopyan, untuk jembatan kayu yang berada di Kelurahan Rangda Malingkung, masih digunakan warga. "Tapi kondisinya rawan kalau dilintasi kendaraan roda dua. Sebaiknya, memang harus diganti dengan jembatan gantung," pungkasnya, saat ditemui di lokasi. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved