Berita Banjarmasin

Bakal Kunjungi Kalsel, Budayawan Prie GS: Memakmurkan Perpustakaan adalah Ibadah yang Tinggi

Budayawan Prie GS tampak antusias dengan rencana kedatangannya ke Kalimantan Selatan.

Bakal Kunjungi Kalsel, Budayawan Prie GS: Memakmurkan Perpustakaan adalah Ibadah yang Tinggi
Foto istimewa Dispersip Kalsel untuk Banjarmasin Post
Budayawan Prie GS bersama Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurlaini Dardie 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Budayawan Prie GS tampak antusias dengan rencana kedatangannya ke Kalimantan Selatan.

Ya, pada 5 Februari 2020 mendatang Prie GS, yang juga dikenal sebagai kartunis dan wartawan ini, diundang ke Kalimantan Selatan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip Kalsel).

Sebelum ke Kalsel, Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurlaini Dardie menyempatkan menyinggahi langsung Prie GS di galerinya di Jawa Tengah, Kamis (2/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Hj Nurlaini Dardie memberikan cindera mata berupa baju sasirangan khas Kalsel yang langsung dipakai oleh Prie GS.

Terobos Banjir di Jakarta, Nikita Mirzani Cebur-ceburan, Eks Sajad Ukra Ini Hambur-hamburkan Uang

Peringatan Dokter pada Baim Wong & Paula, Sohib Raffi Ahmad & Nagita Slavina Kaget Soal Adik Kiano

Kondisi Bayi Medina Zein Pasca Ibunya Terjerat Narkoba Seusai Akhiri Kasus Irwansyah-Zaskia Sungkar

"Tak ada yang lebih membahagiakan seorang pembicara dibanding undangan untuk berbicara. Tak ada undangan yang lebih membahagiakan seorang penulis dibanding undangan untuk menulis. Tak ada undangan yang lebih membahagiakan seorang pemikir dibanding undangan untuk berdiskusi. Tak ada undangan yang lebih membahagiakan seorang pembaca dibanding undangan untuk berkunjung ke perpustakaan. Membaca, menulis, berpikir dan bicara adalah seni peradaban. Dan pada awalnya ia ada di perpustakan. Terimakasih pada Bunda Nunung, Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang telah berinisiatif membuat pertemuan ini berlangsung," pesan Prie GS kepada Bunda Nunung.

Di kesempatan tersebut, Prie GS juga menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Perpustakaan Palnam (nama beken Dispersip Kalsel), sudah dalam koridor yang sangat tepat.

"Memakmurkan perpustakaan adalah sebuah ibadah yang tinggi. Tinggi lagi kalau hasilnya berdampak ke masyarakat Bunda," pesan Prie GS.

Ditambahkannya, 'ibadah' itu menjadi lebih tinggi bila dampaknya sampai ke masyarakat dalam jangka panjang.

"Dan menurut saya, banyaknya anak yang datang ke perpustakaan saat ini itu, artinya Perpustakaan sudah berhasil membuat dampak ke masyarakat. Kan tidak mungkin mereka datang ke perpustakaan untuk tawuran," kata Prie.

Prie melihat, apa yang sudah dilakukan selama ini, seperti menjadikan Perpustakaan menjadi pusat kegiatan mulai dari kesenian atau kebudayaan, harus dijadikan semacam 'peraturan'.

"Biar menjadi legasi. Jadi perkara rohani. Mau diteruskan atau tidak nanti oleh penerusnya Bunda, itu perkara lain. Tapi Bunda sudah meninggalkan sesuatu yang bisa diteruskan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved