Berita Olahraga

Tanggapi Pernyataan Sekretaris Podsi Kalsel, Satgas Program Wasaka Jelaskan ini

Program pembinaan atlet Waja Sampai Kaputing (Wasaka) yang dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel yang di proyeksikan

Tanggapi Pernyataan Sekretaris Podsi Kalsel, Satgas Program Wasaka Jelaskan ini
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Gusti Perdana Kesuma 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program pembinaan atlet Waja Sampai Kaputing (Wasaka) yang dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel yang di proyeksikan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 dan PON 2020 di Papua berjalan sukses.

Anggota Satuan Tugas (Satgas) program Wasaka, Kalsel, Gusti Perdana Kesuma mengatakan ksuksesan itu indikasinya dengan berhasil meloloskan 16 cabang dari 17 yang masuk dalam program.

"Hanya cabang binaraga yang gagal lolos ke PON Papua," kata dia didampingi anggota Satgas Wasaka Muhlis Muchtar.

Jika dikalkulasi, kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kalsel ini, maka 95,1 persen cabang olahraga yang masuk dalam program Wasaka memenuhi targetnya.

Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Pekan 19 Barcelona & Real Madrid Main Live Streaming Bein Sports

LIVE BeIN Sports 1! Jadwal Streaming Online Getafe vs Real Madrid Liga Spanyol, Misi Salip Barcelona

Pelatih Barito Putera Pilih Pemusatan latihan Sementara di Martapura

Hal tersebut sekaligus mengklarifikasi pernyataan Sekretaris Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalsel, Donny Wirawan, yang mengatakan Wasaka gagal karena hanya beberapa yang lolos atau kurang dari 75 persen.

"Seharusnya kalau bicara itu berdasarkan data dan fakta. Kami merasa terganggu dengan pernyataan itu. Apalagi Ketua Program Wasaka Kadispora Kalsel Hermansyah dan sekretarisnya Kabid Pembinaan Prestasi Dispora Kalsel M Fitrihernadi sedang pembina gubernur masa dikatakan gagal," ujar Perdana kesal.

Secara keseluruhan, kata dia, dari 20 cabor termasuk di luar program wasaka yang bertanding meraih tiket ke PON Papua sebanyak 117 atlet dan 43 pelatih lolos ke PON XX.

Terkait keinginan PODSI yang minta cabor yang lolos tanpa medali tetap diberangkatkan Perdana tidak memiliki wewenang soal itu.

"Itu wewenang Dispora Kalsel bukan Donny," ujar dia.

Perdana memberikan contoh seperti daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, atlet yang berangkat adalah yang meraih medali emas dan perak.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved